Menyantap 'Mie Kocok Mata Sapi 1966', Kuliner Legendaris Kota Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Aroma pekat kaldu sapi tercium dari sebuah gerobak sederhana yang terparkir di Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi. Aroma yang membuat perut lapar itu berasal dari jongko Mie Kocok Mata Sapi 1966.
Mie Kocok Mata Sapi 1966 merupakan salah satu kuliner legendaris khas Sukabumi. Mie Kocok Mata Sapi 1966 memiliki rasa yang khas serta cara penyajian yang unik. Resepnya diturunkan dari generasi ke generasi sejak tahun 1966.
Hidangan ini terdiri atas mi pipih bertekstur lembut yang disajikan dalam kuah kaldu sapi kental, lalu ditambahkan irisan kikil sapi, toge, jeruk nipis, dan ditaburi irisan daun seledri, daun bawang, serta bawang goreng.
Pemilik sekaligus penjual Mie Kocok Mata Sapi 1966, Emi Susanti, mengatakan olahannya disebut mi kocok, merujuk kepada proses memasaknya. Pada umumnya, mi dikocok dimasak dalam wadah-wadah berbahan logam yang berongga dan bergagang, lalu dicelupkan ke dalam air mendidih.
"Mi kocok ini memiliki sejarah dan memiliki rasa yang enak. Dari tahun 1966 sampai sekarang rasanya masih sama dan bahan bakunya juga sama. Satu porsi harganya Rp 15.000," kata Emi saat diwawancarai sukabumiupdate, Sabtu (6/7).
"Sebetulnya mi kocok itu semuanya sama saja, namun mungkin ada yang beda dari mi kocok buatan saya karena ada resep rahasia keluarga saya. Bahan baku mi kocok ini dari bahan-bahan yang bagus. Untuk mi tidak ada bahan pengawetnya. Daging kita ambil yang bagus, supaya pelanggan tetap suka," lanjut Emi.
Emi memaparkan, Mie Kocok Mata Sapi 1966 buka dari pukul 08.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB. Emi tak hanya berjualan dengan gerobak, tapi juga sering menerima pesanan untuk acara pernikahan.
"Banyaknya pembeli itu mulai dari anak-anak sekolah, mahasiswa, hingga orang tua. Dan paling banyak pembeli itu di hari Sabtu dan Minggu," terang Emi.
