UMK Naik Tunjangan Dihapus, Buruh di Sukabumi Tuntut Ganti Korea

Konten Media Partner
6 Februari 2020 11:12 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
UMK Naik Tunjangan Dihapus, Buruh di Sukabumi Tuntut Ganti Korea
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan buruh pabrik melakukan unjuk rasa di halaman Pabrik PT. Koin Baju Global, beralamat di Kampung Lembur Kolot, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/2/2020).
ADVERTISEMENT
Dalam aksinya itu massa menyampaikan beberapa tuntutan, salah satunya meminta ganti manager. Massa juga memasang spanduk besar berwarna putih dengan tulisan "Ganti Korea".
Perwakilan massa karyawan PT. Koin Baju Global berinisial AH mengatakan, demo ini dipicu karena kebijakan pihak perusahaan yang dinilai merugikan buruh. Pasalanya pihak perusahaan menghilangkan cuti haid untuk perempuan dan tunjangan insentif untuk karyawan laki-laki. Sehingga membuat karyawan naik pitam dan melakukan demo ini secara spontan.
"Untuk upah sudah dinaikan dan yang kami terima sesuai. Tetapi ketika upah itu naik malah tunjangannya yang dihilangkan," ujar AH kepada sukabumiupdate.com, di lokasi.
Ia menuturkan, para buruh tidak mengetahui telah dihilangkannya beberapa tunjangan tersebut. Bahkan bila dibandingkan dengan jam kerja dirasa tidak adil, karena dalam setiap kerja perusahaan selalu memberikan skorsing.
ADVERTISEMENT
"Tidak ada sosialisasi soal dihilangkannya tunjangan ini. Jadi kalau skorsing, Sabtu masuk kerja jam 07.00 bisa pulang jam 17.00 WIB itu tidak masuk lembur," paparnya.
Dengan aksi tersebut, pihak karyawan berharap ingin tunjangan sama cuti haid diadakan kembali, karena sudah menjadi hak karyawan. "Harapan saya tunjangan itu diadakan lagi. Jika tuntutan kami tidak dipenuhi akan kembali melakukan demo," tandasnya.
Reporter: SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur: GARIS NURBOGARULLAH