HUT Jakarta Ke-495, Melihat Masa Depan Transportasi Jakarta

Merupakan Trainer, Instruktur dan Motivator Produktivitas di Pusat Pengembangan Produktivitas Daerah (P3D), Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi , Provinsi DKI Jakarta
Konten dari Pengguna
30 Juni 2022 10:29
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sukron Munawar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kereta MRT di Pusat Kontrol Operasi di Depo Moda MRT Jakarta, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Jumat (2/9). Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Kereta MRT di Pusat Kontrol Operasi di Depo Moda MRT Jakarta, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Jumat (2/9). Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta
ADVERTISEMENT
Jakarta di hari ulang tahun (HUT) yang ke-495 tahun telah menunjukkan dirinya sebagai sebuah kota maju, global, dan modern. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan transportasi Jakarta yang makin bervariatif pada masa kini dan masa depan.
ADVERTISEMENT
Jakarta disebut-sebut telah keluar sebagai top 10 kota termacet di dunia. Hal ini terjadi bukan karena faktor alamiah. Tetapi ini adalah sebuah pencapaian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan tentunya pemerintah pusat mengurangi berbagai kemacetan di Jakarta.
Salah satu hal yang patut disyukuri adalah berkembangnya berbagai variasi moda transportasi di Jakarta yang menunjukkan trend positif.
Warga Jakarta dan sekitarnya hari ini bisa bepergian dengan memilih berbagai moda transportasi yang nyaman bagi mereka.

Integrasi Moda Transportasi

Salah satu yang membuat kemacetan di Jakarta berkurang adalah inovasi Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan integrasi berbagai moda transportasi.
Integrasi transportasi ini menjadi salah satu motivasi warga Jakarta untuk menggunakan transportasi umum dari sebelumnya menggunakan kendaraan pribadi.
ADVERTISEMENT
Integrasi transportasi dapat diartikan bahwa seluruh transportasi di Jakarta saling terhubung.
Misalnya, ketika saya naik Kereta Commuter Line (KRL) dari Stasiun UI Depok ke Stasiun Klender Baru di Jakarta Timur, setelah turun dari kereta saya sudah disambut Angkot Jak Lingko yang siap mengantar saya ke kantor di kawasan Pondok Kelapa Jakarta Timur.
Dan ketika saya naik angkot Jaklingko dari Stasiun Klender Baru ke kantor di Pondok Kelapa, saya cukup tap e-money pada alat yang tertempel di dalam angkot, tanpa mengeluarkan uang atau saldo e-money saya.
Angkot Jaklingko yang melayani rute Stasiun Kelnder Baru - Pondok Kelapa. Sumber : Dokumen Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Angkot Jaklingko yang melayani rute Stasiun Kelnder Baru - Pondok Kelapa. Sumber : Dokumen Pribadi
Begitu juga ketika saya ingin naik busway di depan Universitas Kristen Indonesia di Cawang dari Pondok Kelapa, saya dapat naik bus pengumpan dari Pondok Kelapa ke kawasan Cawang.
ADVERTISEMENT
Inovasi dan terobosan integrasi moda transportasi Jakarta sangat mendukung Jakarta menjadi Smart City yang memiliki smart mobility warganya.
Kemajuan transportasi di Jakarta ini juga diaminkan oleh Ibu Vitry Juragan Dimsum, salah satu warga Jakarta yang tinggal di daerah Kelapa Gading.
"Sekarang naik transportasi umum di Jakarta nyaman, semua sudah terhubung, saya ikut pelatihan di kantor ini (P3D di Jakarta Timur) naik busway, nyaman sangat pokoknya.

Pilihan Transportasi Masa Depan Jakarta

Saya membayangkan Jakarta ke depan makin maju, terutama terkait transportasi.
Hari ini, Jakarta memiliki pilihan transportasi yang sangat variatif.
Variasi transportasi tersebut antara lain :
  1. Kereta Commuter Line
  2. Kereta MRT
  3. Kereta LRT
  4. Kereta Bandara
  5. Kereta Cepat Jakarta Bandung
  6. TransJakarta
  7. Angkot Jak Lingko
  8. Berbagai layanan transportasi daring
  9. Layanan helikopter
ADVERTISEMENT
Kereta Commuter Line atau yang biasa disebut KRL, moda transportasi ini terhubung dari Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Jakarta.
Banyak sekali warga kota penyangga Jakarta yang bekerja di Jakarta menggunakan moda transportasi ini.
Moda transportasi ini selain nyaman digunakan juga relatif cukup murah. Harga dasar untuk jarak 25 km adalah Rp. 3.000. Dan harga 10 km berikutnya adalah Rp. 1.000. Misalnya saya berangkat dari Stasiun Bogor sampai Jakarta Kota dengan jarak 45 km. Maka rumus tarifnya adalah 25 km + 10 km + 10 km atau Rp. 3000 + Rp. 1000 + Rp. 1000 totalnya adalah Rp.5.000, murah bukan ?
Ilustrasi KRL. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi KRL. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Kereta Mass Rapid Train atau MRT adalah kereta yang diresmikan pada tanggal 24 Maret 2019.
ADVERTISEMENT
Kereta MRT Melayani penumpang dari kawasan Jakarta Selatan sampai dengan Sudirman Jakarta Pusat.
Alhamdulillah saya pernah naik MRT ini dari Stasiun Fatmawati sampai di Stasiun Sudirman ketika tahap uji coba MRT, keretanya keren, bersih dan canggih serta nyaman digunakan.
Kereta LRT atau Light Rapid Train, salah satu kereta yang akan segera beroperasi melengkapi moda transportasi di Jakarta. LRT ini akan beroperasi dari Bogor, Depok, Jakarta serta Bekasi.
Kereta Bandara akan membantu anda yang sedang memiliki kepentingan ke Bandara Soekarno Hatta.
Kereta Cepat Jakarta Bandung juga akan melengkapi berbagai moda transportasi di Jakarta. Kereta cepat ini menurut informasi akan mulai uji coba pada November 2022.
Transjakarta atau biasa dikenal dengan busway merupakan salah satu terobosan di bidang transportasi Jakarta, busway saat ini sangat nyaman digunakan dan memiliki jalur khusus yang akan membantu anda tidak macet dan tidak terlambat di kantor.
ADVERTISEMENT
Angkot Jak Lingko merupakan inovasi transportasi lainnya dari Pemprov DKI Jakarta di mana angkot Jak Lingko membantu integrasi transportasi di Jakarta, angkot Jak Lingko ini akan menjangkau berbagai wilayah di Jakarta yang tidak terjangkau oleh moda transportasi seperti KRL, Transjakarta dan moda transportasi lainnya. Untuk masalah keamanan angkot insyaallah sangat aman karena sopir angkot dilengkapi dengan identitas diri dan berseragam Jak Lingko.
Warga Jakarta sedang mengantre naik Transjakarta di depan PPKD Jakarta Timur. Sumber : Dokumen Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Warga Jakarta sedang mengantre naik Transjakarta di depan PPKD Jakarta Timur. Sumber : Dokumen Pribadi
Berbagai layanan transportasi daring lainnya seperti Gojek, Grab, Maxim dan lain sebagainya juga beroperasi di Jakarta.
Bagi yang memiliki uang berlebih, dapat juga menyewa helikopter untuk perjalanannya, perusahaan penyewaan helikopter ini ada di sekitar bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur.
Dengan beragam pelayanan transportasi di Jakarta tentu akan meningkatkan mobilitas warga Jakarta untuk menjadi warga yang lebih produktif lagi dan menjadikan kota Jakarta yang maju kotanya dan bahagia warganya.
ADVERTISEMENT
Salam produktivitas,
Kita Indonesia, kita produktif
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020