Quranic Productivity Insight, Kaizen di Dalam Al-Qur’an
Tulisan dari Sukron Munawar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Quranic productivity insight adalah sebuah metode yang mengajak pembaca menggali nilai-nilai produktivitas yang terkandung di dalam Al-Qur’an. Salah satunya adalah kaizen di dalam Al-Qur’an.
Istilah kaizen dipopulerkan pertama kali oleh ilmuwan dari Jepang bernama Masaaki Imai dalam bukunya yang terkenal, Kaizen, The Key to Japan’s Competitive Success.
Kaizen sendiri berasal dari bahasa Jepang. Kaizen merupakan gabungan dua suku kata yaitu kai dan zen. Kai berarti perubahan dan zen berarti menjadi lebih baik. Sehingga, kaizen berarti perubahan ke arah yang lebih baik.
Kaizen dapat diartikan sebagai perbaikan terus menerus dalam kehidupan seseorang, kehidupan rumah tangga, kehidupan masyarakat, dan kehidupan kerja.
Ketika kaizen diterapkan di tempat kerja, kaizen berarti perbaikan terus menerus yang melibatkan setiap orang baik manajemen puncak, manajemen tingkat menengah serta operator atau pekerja.
Bentuk perbaikan terus menerus dalam kaizen dapat berupa melakukan gugus kendali mutu, sumbang saran, 5S, total productive maintenance, menghilangkan berbagai pemborosan (waste) atau menciptakan produk-produk baru.
Kaizen bertujuan untuk menjadikan pekerjaan semakin lancar, bisnis yang semakin baik dan berdampak pada keuntungan perusahaan.
Kaizen Sebagai Salah Satu Alat, Teknik dan Metode Peningkatan Produktivitas
Produktivitas adalah sebuah sikap mental yang selalu berusaha untuk melakukan perbaikan mutu kehidupan secara berkelanjutan melalui peningkatan efisiensi, efektifitas dan kualitas.
Harapannya dengan meningkatkan produktivitas. Perusahaan dan bisnis terus berkembang, semakin menguntungkan, omset dan profit semakin membesar.
Dampak peningkatan produktivitas bagi masyarakat adalah peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat yang terus meningkat.
Untuk meningkatkan produktivitas, kita memerlukan alat, teknik dan metode peningkatan produktivitas yang terbukti ampuh dan sudah diterapkan di berbagai perusahaan di dunia. Salah satu alat teknik dan metode tersebut adalah kaizen.
Kaizen terbukti ampuh untuk meningkatkan produktivitas berbagai perusahaan di Jepang. Sebagaimana dijelaskan oleh Masaaki Imai di dalam bukunya, banyak perusahaan Jepang yang mendunia dengan menerapkan kaizen.
Beberapa perusahaan yang menerapkan kaizen dan berhasil mendunia adalah Toyota, Nissan, Fuji Xerox, 3M, Aisin, Canon, Kobayashi Kose, Nippon Steel, Daihatsu, Honda, dan Mitsubishi.
Perintah Melakukan Kaizen di Dalam Al-Qur’an
Kaizen dapat juga diartikan sebagai perbaikan. Dalam Al-Qur’an banyak sekali ayat yang menyinggung tentang perbaikan. Salah satunya adalah surat Al-Baqarah ayat 160.
إِلَّا ٱلَّذِينَ تَابُوا۟ وَأَصْلَحُوا۟ وَبَيَّنُوا۟ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ أَتُوبُ عَلَيْهِمْ ۚ وَأَنَا ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ
Artinya : Kecuali mereka yang telah bertaubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itulah aku menerima taubatnya dan akulah yang maha menerima taubat lagi maha penyayang.
Di dalam ayat yang lain, kata perbaikan juga disebutkan seperti di dalam surat Al An’am ayat 48.
وَمَا نُرْسِلُ ٱلْمُرْسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَ ۖ فَمَنْ ءَامَنَ وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Artinya : Dan tidaklah kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberikan kabar gembira dan memberikan peringatan. Barangsiapa yang beriman dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.
Perbaikan juga disinggung di dalam surat Al Mulk ayat 2.
ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْمَوْتَ وَٱلْحَيَوٰةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًۭا ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفُورُ
Artinya : Yang menjadikan mati dan hidup, supaya dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya. Dan dia maha perkasa lagi maha pengampun.
Ahsanu amala dalam ayat tersebut dapat diartikan dengan amal yang lebih baik. Amal yang lebih baik akan dicapai apabila kita terus menerus melakukan perbaikan atau kaizen.
Kaizen dapat ditempuh dengan menjadikan diri kita lebih baik dari hari ke hari. Lebih baik ibadahnya, lebih banyak infaq dan sedekahnya dan lebih baik amal solehnya.
Dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas amal saleh, secara langsung kita juga telah menerapkan kaizen.
Dengan menerapkan kaizen, maka produktivitas meningkat. Dan harapannya bukan hanya tujuan dunia yang dapat kita dapatkan, tujuan akhirat juga dapat tercapai.
Dengan menerapkan perbaikan, kita akan kembali kepada Allah SWT dengan mendapatkan hadiah terbaik, yaitu surga yang segala kenikmatan ada di dalamnya.
Ayo tingkatkan produktivitas dengan menerapkan kaizen, kita gapai amal terbaik, kehidupan yang lebih produktif dan lebih sejahtera.
Salam produktivitas,
Kita Indonesia, kita produktif

