Cara Mengajarkan Sopan Santun Pada Anak

Tulisan dari Sulaeman 18 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tidak bisa dipungkiri bahwa sekarang jarang sekali anak yang bersikap sopan santun. Untuk itu perlu pembelajaran yang konsisten yang harus dilakukan oleh orangtuanya sebagai guru yang terbaik bagi mereka.
Tidak hanya cerdas secara intelektual saja, anak-anak juga harus cerdas secara emosional dengan memiliki karakter yang baik. Tidak bisa dipungkiri bahwa sekarang ini sikap sopan santun pada anak-anak sangat jarang terjadi. Jangan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah, karena pada dasarnya pendidikan yang paling utama adalah dari orangtua atau keluarga. Karena sikap tata krama yang baik tercipta dari kebiasaan yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Untuk itu kita sebagai orang tua harus bisa mendidik anak dengan cara:
Sejak usia dini
Sebaiknya mengajarkan anak bertatakrama dimulai dari mulai dia bisa berbicara dan bergerak aktif yaitu antara 1-3 tahun. Anda bisa mengenalkan tatakrama dari hal yang sederhana seperti memberi salam, meminta izin dan sebagainya. jangan menunggu sampai anak besar dulu, karena karakter bisa terbentuk dari bagaimana kita memperlakukan anak dari kecil.
Jadilah role model
Cara ini bisa dibilang cara yang paling efektif dalam mengajarkan anak untuk bersikap baik. Kita sebagai orangtua harus memberikan contoh dan teladan yang baik kepada anak. Hal ini haruslah dilakukan secara konsisten. Karena pembentukan perilaku anak dipengaruhi oleh lingkungannya. Dengan melihat orangtuanya yang bersikap baik, maka anak-anak pun akan belajra bersikap baik dengan sendirinya.
Mulai dari hal sederhana
Mulailah mengajarkan anak bersikap baik dari hal-hal yang sederhana. Ajarkan anak untuk terbiasa mengatakan empat kata penting seperti “permisi” ketika meminta izin, “tolong” ketika meminta bantuan , “maaf” ketika melakukan kesalahan dan “terimakasih” saat oranglain memberikan kebaikan untuk dirinya.
Konsisten
Seperti yang kita tahu mengajarkan anak untuk bersikap baik pastinya membutuhkan proses. Terkadang kita sebagai orang tua sering lupa untuk bersikap baik, namun sebaiknya jangan pernah lelah untuk mengingatkan dan mengajari mereka. Lakukan secara konsisten. Jangan terlalu mudah maklum dengan sikap mereka, karena hal ini dapat memperlihatkan anda tidak konsisten dimata mereka.
Itulah beberapa cara mengajarkan anak sopan santun. Hal ini perlu dilakukan untuk membentuk karakter mereka ketika besar nanti. Selain itu dukung proses ini dengan memberinya susu dancow sehingga anak cepat tanggap dan mengerti apa yang kita ajarkan.
