Kumparan Logo
Konten Media Partner

Air Keruh dan Surut Usai Gempa, Wisata Kali Mamuju Sepi Pengunjung

SULBAR KINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Objek wisata Kali Mamuju sepi pengunjung. Foto: Awal Dion/SulbarKini
zoom-in-whitePerbesar
Objek wisata Kali Mamuju sepi pengunjung. Foto: Awal Dion/SulbarKini

Salah satu destinasi wisata di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yakni Kali Mamuju. Objek wisata sungai ini terletak di Lingkungan Soddo, Kelurahan Binanga, Mamuju dan ramai dikunjungi pada akhir pekan.

Pantauan Sulbar Kini, objek wisata sungai ini terbilang sepi, Minggu (28/2). Hanya ada beberapa warga yang datang untuk refreshing bersama keluarganya, sebagian lagi sekadar datang mencuci di aliran sungai.

David, salah seorang pengujung asal Kecamatan Tapalang, mengaku baru kali ini datang bersama rekannya untuk menikmati destinasi Kali Mamuju yang mnjadi salah destinasi favorit warga di ibu kota Sulawesi Barat ini.

"Baru pertama kali ini saya datang ke sini (Kali Mamuju)," kata David.

Objek wisata Kali Mamuju sepi pengunjung. Foto: Awal Dion/SulbarKini

Jalli, warga setempat mengaku, air Sungai Mamuju surut dan keruh beberapa pekan terakhir. Hal ini dikarenakan gempa yang menyebabkan longsor di hulu sungai sehingga menutup aliran sungai.

"Airnya surut dan keruh karena tertutup longsor di hulu," ujarnya.

Menurut Jalli, pengunjung Kali Mamuju terbilang sepi pascagempa 6,2 magnitudo pada Jumat (15/1) dini hari. Dia berharap Pemkab Mamuju memperhatikan bagian hulu sungai yang tertutup material longsor dan dikhawatirkan air tertampung serta sewaktu-waktu meluap saat hujan.

"Jangan sampai ada korban jiwa jika sewaktu-waktu airnya membludak," pungkasnya.