Kumparan Logo
Konten Media Partner

BNN Sulbar Tangkap 6 Pengedar Narkoba, Sita 250 Gram Sabu Asal Malaysia

SULBAR KINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengungkapan kasus narkoba yang disinyalir dari Malaysia oleh BNN Provinsi Sulawesi Barat. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pengungkapan kasus narkoba yang disinyalir dari Malaysia oleh BNN Provinsi Sulawesi Barat. Foto: Dok. Istimewa

Sebanyak 250 gram sabu dan enam orang tersangka berhasil diamankan BNN Provinsi Sulawesi Barat dalam kasus peredaran sabu yang disinyalir berasal dari Malaysia.

Kepala BNN Sulbar, Kombes Pol Sumirat Dwiyanto, mengatakan terungkapnya sindikat pengedar narkoba lintas provinsi tersebut berawal saat personel BNN Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menangkap dua pelaku peredaran narkoba di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Polman pada Sabtu (8/8) lalu.

"Dari dua orang pelaku yang ditangkap BNN Polman didapatkan informasi bahwa narkoba ini dipesan oleh tersangka KD melalui perantara SU, KD berdomisili di Pinrang (Sulawesi Selatan)," ungkap Sumirat, melalui press release di kantor BNN Sulbar, Senin (17/8).

Dari pengembangan tersebut, BNN Sulbar berhasil menangkap tersangka SU yang hendak pulang ke Sulbar dan pada saat itu tertangkap tangan membawa narkoba jenis sabu.

"Tersangka SU ditangkap di Pelabuhan Garongkong, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, saat hendak turun dari kapal yang ditumpangi dari Batulicin, Kalimantan Utara. Bersama pelaku SU, didapatkan dua tersangka lain berinisial TI dan AL," paparnya.

Dari ketiga tersangka, petugas BNN Sulbar mengamankan 250 gram narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam tandon air mobil yang ditumpanginya. Barang bukti tersebut dibungkus lakban hitam dan setelah dibuka berupa lima paket sabu yang masing-masing paket berisi sabu seberat 50 gram.

"Jadi bersama pelaku SU ini, ada pelaku TI yang berdasarkan pengakuannya sudah beberapa kali menyelundupkan sabu dari Malaysia melalui jalur tikus. Ini masih sementara kami kembangkan lebih lanjut dengan berbagai pihak agar dapat menangkap para pelaku lain," tuturnya.

Ketua DPRD Sulbar, Siti Suraidah Suhardi, yang hadir dalam press release pengungkapan kasus tersebut mengapresiasi kinerja BNN Sulbar. Ia berharap pihak BNN terus melakukan pengungkapan peredaran narkoba di Sulbar.

"Sebagai Ketua DPRD Sulbar, kami tentu sangat mengapresiasi upaya yang terus dilakukan BNN Sulbar untuk pemberantasan narkoba," pungkasnya.