Kumparan Logo
Konten Media Partner

Bunga Bangkai Ditemukan Tumbuh di Halaman Rumah Warga di Mamuju

SULBAR KINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bunga bangkai yang tumbuh di halaman rumah salah seorang warga Mamuju, Sulawesi Barat. Foto: Awal Dion/SulbarKini
zoom-in-whitePerbesar
Bunga bangkai yang tumbuh di halaman rumah salah seorang warga Mamuju, Sulawesi Barat. Foto: Awal Dion/SulbarKini

Warga Kota Mamuju, Sulawesi Barat, dihebohkan dengan penemuan tanaman langka berupa bunga bangkai yang tumbuh di halaman rumah salah seorang warga di Jalan Soekarno-Hatta, Mamuju, Jumat (1/11).

Pemilik rumah, Jefri Elasar Buttutasik, mengaku tak menyangka bunga bangkai tumbuh di halaman rumahnya tersebut. Menurutnya, bunga itu sudah dilihatnya sekitar seminggu namun baru mengeluarkan bau yang menyengat seperti bau bangkai pada Kamis sore (31/10).

"Tanaman ini sudah sekitar satu minggu tumbuh di halaman rumah. Awalnya saya hanya menganggap biasa saja karena tertutup sebagian seng bekas. Istri saya bertanya tanaman apa itu pak? Saya jawab 'Entahlah tanaman apa itu'," ujar Jefri, saat ditemui, Jumat (1/11).

Kemudian, kata dia, pada Kamis sore (31/10) tiba-tiba ada bau sangat menyengat seperti bau bangkai di sekitar halaman rumahnya. Jefri berpikir bau tersebut kemungkinan berasal dari bangkai tikus.

Pemilik rumah, Jefri Elasar Buttutasik, tak menyangka bunga bangkai bakal tumbuh di halaman rumahnya. Foto: Dok. Istimewa

"Lama kita cari tidak ada bangkai ditemukan, sementara sumber baunya juga tidak temukan. Biasanya kalau bangkai tikus cepat kita temukan," ujarnya.

Salah seorang anaknya tiba-tiba melihat tanaman yang tumbuh di halaman rumahnya itu dihinggapi banyak lalat dengan ukurannya cukup besar yang hinggap di kelopak bunga yang sementara mekar.

"Dia mekar pertama kali sekitar pukul 18.00 kemarin. Saya lalu mencari informasi mengenai bungai bangkai di Google dan yakin ini bunga bangkai," katanya.

Penemuan bunga bangkai tersebut kemudian beredar luas setelah salah seorang rekannya membagikan foto bunga tersebut ke media sosial Facebook

"Atas saran dari KSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) wilayah Mamuju - Kalumpang yang melihat langsung menyarankan agar dijaga dan disterilkan karena tanaman langka. Makanya saya kemudian pagar keliling karena termasuk tanaman yang dilindungi," tambah Jefri.

Kepala Resort Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah Mamuju-Kalumpang, Ardi, membenarkan jika tanaman tersebut merupakan bunga bangkai. Menurutnya tanaman tersebut merupakan tanaman langka.

"Untuk wilayah Sulawesi, baru Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat tanaman ini ditemukan. Tumbuh antara 2 sampai 3 tahun sekali. Tapi yang unik, bunga ini tumbuh di permukiman. Biasanya di dalam hutan," ujarnya.