Diguyur Hujan Deras, Tanah Longsor Tutup Jalan Poros Mamasa-Mamuju

Akses jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Mamuju di Sulawesi Barat terputus akibat tertutup longsor, Senin (17/5/2021). Material longsor menutup badan jalan yang mengakibatkan ratusan kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas.
Data yang dihimpun Sulbar Kini, tanah longsor yang dipicu tingginya curah hujan itu terjadi di Desa Salumokanan, Kecamatan Rantebulahan Timur, Kabupaten Mamasa, sekitar pukul 17.30 WITA, Senin (17/5/2021).
Daniel, salah seorang warga yang hendak melintas mengatakan, material longsor berupa tanah liat bercampur batu dan pasir serta batang pohon yang tumbang menutup badan jalan.
"Kondisinya parah, becek, dan berlumpur. Kendaran sulit melintas, warga di sekitar lokasi sudah turun membantu sejumlah pengendara, menyeberangkan kendaraannya, kendaraan harus kita dorong agar bisa melintas khusus untuk roda dua," kata Daniel.
Dia menambahkan, khusus mobil masih sulit melintas dan menunggu akses jalan dibuka. Warga sekitar saat ini sedang berupaya membuka akses jalan tersebut dengan menggunakan alat seadanya dan memindahkan batang-batang pohon yang menutup akses jalan.
Para pengendara berharap pemerintah segera mengirim alat berat agar material longsor yang menutup badan jalan dapat disingkirkan sepenunya agar tidak lagi menganggu arus kendaraan.
"Kita berharap segera ada alat berat karena jalan ini merupakan akses satu-satunya yang menghubungkan Kabupaten Mamuju dan Mamasa," harap Daniel.
Sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Mamasa diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi. Pantauan Sulbar Kini di lokasi longsor pada Senin malam, belum ada alat berat tiba di lokasi kejadian sementara sebagian material longsor masih menutup badan jalan.
Sebagian material sudah dibersihkan oleh warga sekitar sehingga kendaraan roda empat, khususnya mobil kecil sudah bisa melintas dengan bantuan warga. Sementara beberapa kendaraan besar seperti truk masih terjebak di lokasi dan tak bisa melintas.
