Diikuti 6 Negara, PIFAF 2019 Padukan Atraksi Lokal dan Mancanegara

Polewali Mandar International Folk & Art Festival (PIFAF) 2019 resmi dibuka di Arena Sport Center Polewali pada Kamis malam (1/8).
PIFAF 2019 yang memasuki tahun keempat ini dan bakal digelar sepekan merupakan festival seni dan budaya yang tak hanya menampilkan atraksi tarian dan musik lokal, tetapi juga dari mancanegara.
Tahun ini negara yang dipastikan ikut berpartisipasi yakni Korea Selatan, Ceko, Timor Leste, Slovakia, Ekuador, dan India.
Di malam pembukaan sendiri, puluhan penampil sanggar seni lokal pentas di panggung utama PIFAF dengan berbagai tarian khas daerah Sulawesi Barat, di antaranya tarian yang berkisah tentang sumur tiga rasa di Pulau Karampuang, tarian Pattuqduq, siamasei Limboro, Sulapa Appe, hingga Pa'gambus.
Malam kedua, Jumat malam (2/8), giliran pengunjung dihibur dengan penampilan delegasi dari Ekuador, Timor Leste, Slovakia, dan Indonesia yang diwakili Assamalewuang Tomalolo Tomakapa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Polman, Andi Masri Masdar, mengatakan selain di Arena Sport Center, delegasi enam negara ini juga bakal tampil menghibur warga Polman di Pantai Bahari Polewali, Kecamatan Bulo, Kecamatan Limboro, Pulau Gusung Toraja, Pantai Mampie, dan Kecamatan Mapilli.
"Jadi selama di Polman, delegasi enam negara ini juga akan mengunjungi beberapa kecamatan menghibur langsung warga. Hal ini agar masyarakat bisa merasakan langsung kemeriahan PIFAF," kata Masri.
Dia berharap, masyarakat bisa bersikap ramah dan memberi rasa aman bagi peserta PIFAF 2019 hingga muncul kesan yang baik.
"Masih ada beberapa negara yang ingin menjadi peserta PIFAF tapi karena beberapa kendala sehingga tidak dapat hadir di perhelatan ini. Kami mengharapkan masyarakat Polman bisa menjaga situasi kondusif sehingga peserta PIFAF 2019 ini bisa meninggalkan kesan tentang Polman," ujarnya.
[Sapriadi]
