Kumparan Logo
Konten Media Partner

Eko Budi Sampurno, Sosok Kapolda Sulbar Pengganti Baharuddin Djafar

SULBAR KINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Brigjen Pol Eko Budi Sampurno. Foto: Dok. Wikipedia
zoom-in-whitePerbesar
Brigjen Pol Eko Budi Sampurno. Foto: Dok. Wikipedia

Pucuk pimpinan Kapolda Sulbar berganti. Kapolda Sulbar sebelumnya, Brigjen Pol Baharuddin Djafar, akan menempati jabatan barunya sebagai Kapolda Maluku dengan pangkat Inspektur Jenderal (Irjen).

Penggantinya, yakni Brigjen Pol Eko Budi Sampurno, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Kebijakan Strategis di Deputi Perencanaan Anggaran Kapolri (Karojakstra Srena Polri).

Dari profilnya, Eko yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1989 ini mempunyai segudang pengalaman di Bidang Reserse.

Eko juga disebut-sebut merupakan salah satu sosok yang dekat dengan mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji. Saat Susno menjadi Kabareskrim, Eko ditempatkan sebagai Penyidik Utama Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim.

Pada tahun 2010, nama Eko sempat dikaitkan dalam perkara suap penyelidikan Gayus Tambunan yang membuatnya ditempatkan untuk Pamen Mabes Polri.

Namun, dugaan suap tersebut dimentahkan kesaksian Kompol Arafat Enanie dalam salah satu persidangan yang menyebutkan Eko menolak mentah-mentah suap Rp 50 juta dalam kasus tersebut dan dianggapnya sebagai penghinaan.

"Konsistensi dan profesionalismenya menjalankan tugas membuat dirinya tetap mendapat kepercayaan pimpinan tinggi Polri pada saat itu, hingga mendapatkan karirnya sebagai Kapolda Sulbar saat ini," ungkap Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP Mashura, melalui keterangannya, Jumat (7/2).

kumparan post embed

Di balik kontroversi tersebut, Eko juga pernah disebut Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, sebagai salah satu perwira muda yang masuk dalam tim pemikir Tito Karnavian dalam menghadapi pengusulan dirinya menjadi Kapolri.

"Tak hanya itu, selama karirnya di kepolisian, beliau dikenal sebagai taruna yang cerdas. Terbukti dari peringkatnya sejak masuk AKABRI 1989 hingga Sespimti 2014, selalu menduduki peringkat 10 besar. Hal ini menandakan IQ di atas rata-rata," imbuh Mashura.

Sehubungan dengan jabatan yang dipercayakan kepada dirinya sebagai Kapolda Sulbar, Eko menyatakan kesiapannya melanjutkan estafet kepemimpinan di Sulbar.

Selain itu, pihaknya meminta seluruh pihak di Sulbar dapat menjaga sinergitas yang telah dibangun oleh Kapolda sebelumnya demi keamanan dan ketertiban yang tetap kondusif.

"Kami harapkan kerjasama dan bimbingan seluruh pihak di Sulbar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sulbar," ujar Eko.