Kumparan Logo
Konten Media Partner

Fashion Show di Desa Wisata Tondok Bakaru Mamasa, Digelar di Jalan dan Jembatan

SULBAR KINIverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fashion show di Desa Tondok Bakaru, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Foto: Firdaus
zoom-in-whitePerbesar
Fashion show di Desa Tondok Bakaru, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Foto: Firdaus

Dalam rangka promosi wisata, pengelola desa wisata Tondok Bakaru, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, melaksanakan fashion show yang diikuti belasan remaja setempat. Fashion show itu merupakan rangkaian kegiatan Festival Desa Terang yang dilaksanakan selama dua pekan itu.

Koordinator Festival Desa Terang Tondok Bakaru, Andre, mengatakan fashion show tersebut bertujuan untuk mempromosikan desa wisata Tondok Bakaru yang masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 sekaligus melestarikan tenun khas Mamasa.

Menurutnya, fashion show itu digelar di Jalan Pa'kondo yang merupakan jalur utama menuju sejumlah spot wisata di Desa Tondok Bakaru dan di jembatan Vila Anastasya.

"Kami sengaja gelar di dua tempat ini dengan alasan sekaligus promosi wisata, apalagi Jalan Pa'kondo kami anggap sangat strategis. Selain menjadi jalur utama ke sejumlah spot wisata, kanan kiri jalan juga lagi menguningnya bentangan sawah sebagai background, serta hiasan lampu yang membuat seperti terowongan, serta jembatan baru Vila Anastasya yang menjadi promosi wisata tersendiri," ungkap Andre, Sabtu (7/1/2023).

Fashion show di Desa Tondok Bakaru, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Foto: Firdaus

Dia menambahkan, fashion show tersebut cukup menarik minat belasan peserta. Dengan adanya kegiatan fashion show itu, Andre menyebut berdampak pada kunjungan wisatawan lokal maupun dari luar daerah yang semakin ramai.

"Kami lempar publikasi lomba baru disebar tiga hari sebelum pelaksanaan kegiatan, dan ternyata pendaftarnya cukup banyak. Ini di luar dari ekspektasi panitia, dan ini terbukti banyak talenta yang dimiliki daerah ini, hanya saja wadahnya yang kurang," kata dia.

"Objek wisata pun ramai dikunjungi setiap malam. Hingga saat ini kunjungan selama festival berlangsung sudah lebih 10 ribu pengunjung, dan kami konsisten mengemas sejumlah kegiatan yang sama demi peningkatan jumlah wisatawan ke sini. Dengan sendirinya tentu akan diikuti dengan peningkatan kesejahteraan warga lokal," sebut Andre.

Selain fashion show, rangkaian Festival Desa Terang itu juga menggelar lomba nyanyi solo, tari kreasi, lomba video promosi, hingga pameran UMKM yang berakhir pada 15 Januari 2023.

(Firdaus)