Kesaksian AKP Patalangi saat Api Menghanguskan 7 Rumah di Asrama Polres Mamasa
·waktu baca 2 menit

Kebakaran hebat melanda asrama Polres Mamasa, Sulawesi Barat, sekitar pukul 18.10 WITA, Kamis (31/3/2022).
Akibat kebakaran ini, sebanyak 7 rumah semi permanen, 2 mobil pribadi anggota Polres Mamasa, serta 2 motor dan 2 pucuk senjata ludes terbakar.
Salah seorang saksi mata, AKP S. Patalangi, menuturkan kebakaran tersebut terjadi saat Magrib. Dia mengaku kaget saat mendengar teriakan penghuni asrama Polres Mamasa.
"Tiba-tiba lampu berkedip dan (saya) langsung mendengar teriakan kebakaran. Di mana yang berteriak tersebut adalah suara Ismi, anak dari anggota Polres Mamasa," ujar Patalangi.
Spontan, dia pun berlari keluar dari asrama dan melihat api sudah membakar atap rumah milik Aiptu Wardana. Api dengan cepat merambat ke 6 rumah terdekat lainnya dan melalap 2 unit mobil dan 2 unit motor.
"Api cepat membesar dan kami berhamburan menyelamatkan diri masing-masing. Tidak ada yang sempat menyelamatkan barang-barang berharga yang ada di asrama," kata dia.
Menurut Patalangi, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Mamasa dan Bank Sulselbar dikerahkan untuk memadamkan api dibantu personel Kodim Mamasa dan warga setempat.
“Pemadam kebakaran tiba di TKP pada pukul 18.50 WITA. Akan tetapi api tetap membesar dan anggota Damkar terus berjibaku memadamkan api tersebut dengan dibantu oleh, TNI, Polri dan masyarakat yang ada di sekitar asrama. Sekitar dua jam lebih, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 20.20 WITA," tandasnya
