Kesaksian Warga saat Banjir Bandang-Tanah Longsor Terjang Kalukku, Mamuju
·waktu baca 2 menit

Banjir bandang disertai tanah longsor menerjang wilayah Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Selasa (11/10/2022). Salah satu daerah terdampak yakni Dusun Batang Barana, Desa Sondoang.
Salah seorang warga, Yusuf (49) menuturkan, banjir bandang dan tanah longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WITA. Menurut dia, hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang sekitar pukul 13.00 WITA.
Saat banjir bandang dan longsor menerjang, dia baru saja pulang dari kebun mengambil pakan ternak untuk kambing miliknya.
"Saat tiba di halaman rumah, saya mendengar bunyi gemuruh dari arah pegunungan. Saya pun menoleh ke belakang dan melihat batang pohon, bebatuan, serta air menghampiri," kata Yusuf, Jumat (14/10).
Mendengar suara gemuruh, lanjut Yusuf, seluruh warga di Dusun Batang Barana sontak berhamburan keluar rumah dan mencari tempat yang aman. Para warga tak sempat lagi membawa barang berharga milik mereka. Dalam sekejap, material longsor berupa lumpur, batang pohon hingga bebatuan menimbun dan menyeret rumah warga.
"Tidak ada yang bisa diselamatkan, hanya yang ada di badan saja," ujarnya.
Menurut Yusuf, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir bandang dan tanah longsor tersebut. Kata dia, warga langsung siaga dan berlarian menyelamatkan diri saat mendengar suara gemuruh dari pegunungan.
"Ada empat rumah yang terseret, termasuk rumah saya dan 20 rumah tertimbun material tanah longsor," imbuhnya.
Kini, Yusuf dan keluarganya mengungsi ke rumah kerabat yang lokasinya lebih aman. Dia berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk membangun kembali rumah warga yang terseret banjir bandang dan tanah longsor.
"Semoga ada bantuan dari pemerintah, kami tidak tahu mau membangun pakai apa lagi," pungkasnya.
