Kumparan Logo
Konten Media Partner

Keseruan Lomba Masak Serba Ikan Ala Ibu-ibu PKK Sulawesi Barat

SULBAR KINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lomba masak serba ikan yang digelar Tim Penggerak PKK Sulawesi Barat. Foto: Dok. Kominfo Sulbar
zoom-in-whitePerbesar
Lomba masak serba ikan yang digelar Tim Penggerak PKK Sulawesi Barat. Foto: Dok. Kominfo Sulbar

Tim Penggerak (TP) PKK Sulawesi Barat bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Barat menggelar lomba masak serba ikan tingkat provinsi, Senin (2/11).

Lomba yang digelar di Gedung Serbaguna Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Barat ini diikuti anggota Tim Penggerak PKK enam kabupaten di daerah ini. Ketua TP PKK Sulbar, Andi Ruskati Baal, mengatakan perlombaan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyehatkan masyarakat, mencegah stunting, mencerdaskan anak, serta meningkatkan sistem imun tubuh di masa pandemi COVID-19.

Di samping itu, lomba masak serba ikan ini juga bertujuan mendorong kembali masyarakat dalam mengolah makanan yang berbahan dasar ikan.

"Di Sulbar ini banyak ikan, sehingga harus diperlombakan enam kabupaten di Sulbar. Enam kabupaten ini semuanya mempunyai khas dan kreativitas dalam mengelola ikan di daerah masing-masing," kata Andi Ruskati.

Ia menambahkan, memperbanyak konsumsi ikan juga merupakan salah satu cara untuk menurunkan angka stunting di Sulawesi Barat.

"Cara menurunkan angka stunting, salah satunya harus makan ikan yang banyak sebab proteinnya sangat bagus, baik bagi ibu hamil maupun balita. Seribu hari mulai dalam kandungan sampai ia lahir memang gizinya harus bagus," ujarnya.

Lomba masak serba ikan yang digelar Tim Penggerak PKK Sulawesi Barat. Foto: Dok. Kominfo Sulbar

Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Barat ini menyatakan TP PKK Sulawesi Barat bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Barat akan terus mengedukasi masyarakat agar gemar mengkonsumsi ikan dan berharap semua stakeholder yang ada di Sulawesi Barat untuk melakukan hal serupa.

"Dengan upaya tersebut angka stunting di Sulbar dapat diturunkan," ucapnya.

Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan DKP Sulbar, Ashfiani Tashan mengatakan, dalam perlombaan tersebut sejumlah kriteria penilaian di antaranya kreativitas, inovasi, higienitas, serta keterampilan dalam mengelola bahan baku.

Selain itu, para peserta lomba diminta untuk tidak menggunakan bahan kimia dalam mengolah masakan dengan bahan baku ikan tersebut.

"Bagi peserta lomba yang memperoleh juara satu nantinya akan mewakili Sulbar ke tingkat nasional," pungkasnya.