Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kronologi Bocah di Mamuju Tengah Tewas Diterkam Buaya saat Mencari Kangkung

SULBAR KINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lokasi Kevin diterkam seekor buaya. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi Kevin diterkam seekor buaya. Foto: Dok. Istimewa

Juliandre Paso alias Kevin (14 tahun), warga Desa Polongaan, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, tewas usai diterkam seekor buaya saat sedang mencari kangkung di kanal pembuangan kebun kelapa sawit WKSM Tobadak Afdeling 3, Minggu (9/5/2021) siang.

Pelaksana Tugas Kalaksa BPBD Mamuju Tengah, Awaluddin, menjelaskan kronologi yang menimpa bocah malang tersebut.

Pukul 14.00 WITA

Kevin bersama dengan rombongan sekitar 20 orang berangkat dari Desa Polongaan, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, dengan menggunakan mobil pikap menuju pos afdeling 3 WKSM di Dusun Bulurembu, Desa Polongaan, untuk mengambil sayur kangkung.

Pukul 15.30 WITA

Korban Kevin sedang mengambil kangkung bersama rombongan di lokasi kejadian. Namun, korban tiba-tiba tenggelam karena ditarik seekor buaya dan sempat muncul sekitar 15 menit dengan jarak 10 meter dari titik awal.

Sekitar 30 menit kemudian, korban kembali muncul ke permukaan air dengan posisi bagian lutut masih dalam gigitan buaya. Salah seorang berusaha menolong korban, namun buaya tersebut membalikkan badannya dan langsung masuk ke dalam air.

Teman-teman korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut dan ditindaklanjuti Tim Tagana BPBD Mamuju Tengah bersama Kapolsek Tobadak dan personel Polsek Tobadak yang mendatangi TKP untuk melakukan pencarian terhadap korban.

kumparan post embed

Pukul 18.40 WITA

Personel Polsek Tobadak, TRC BPBD Mamuju Tengah bersama masyarakat dan keluarga turun ke rawa-rawa dengan menggunakan perahu untuk melakukan pencarian.

Pukul 19.15 WITA

"Sekitar pukul.19.15 WITA, korban berhasil ditemukan dengan kondisi meninggal dunia dengan mengalami luka gigitan buaya di bagian lutut bagian kiri dan pergelangan kaki kanan mengalami patah tulang," jelas Awaluddin.

Korban selanjutnya dibawa ke rumah duka di Desa Polongaan dengan menggunakan mobil patroli Polsek Tobadak.

Atas kejadian tersebut, Awaluddin mengimbau warga yang sedang beraktivitas di sungai atau di tempat yang dikhawatirkan terdapat buaya agar berhati-hati.

"Saya berharap kepada warga agar tetap waspada jika berada di sungai atau tempat yang dihuni buaya," pesannya.