Kumparan Logo
Konten Media Partner

Lompat ke Sungai saat Dikejar Polisi, Seorang Pria di Mamuju Hilang Terbawa Arus

SULBAR KINIverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim SAR dari Basarnas Mamuju saat melakukan pencarian terhadap korban yang diduga hilang terbawa arus sungai. Foto: Awal Dion/SulbarKini
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR dari Basarnas Mamuju saat melakukan pencarian terhadap korban yang diduga hilang terbawa arus sungai. Foto: Awal Dion/SulbarKini

Seorang warga berinisial H (30), warga Kabupaten Mamuju Tengah dinyatakan hilang usai melompat ke Sungai Tarailu, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Sabtu (13/11/2021).

Data yang dihimpun SulbarKini, korban bersama salah seorang rekannya awalnya nekat melompat dari jembatan karena menghindari kejaran anggota polisi saat penggerebekan terkait dugaan penyalahgunaan narkoba.

Rekan korban berhasil selamat usai mendapatkan pertolongan warga dan kini ditangani polisi. Sedangkan korban H masih dalam pencarian Tim SAR yang melakukan penyisiran di aliran Sungai Tarailu.

"Kita menerima laporan bahwa ada dua orang yang terbawa arus sungai, satu orang selamat dan satunya masih dalam pencarian sampai sekarang," kata Koordinator Pencarian Basarnas Mamuju, Agustang, Senin (15/11/2021).

Agustang mengaku Tim SAR terkendala melakukan pencarian terhadap korban karena kondisi cuaca yang sering hujan dan arus sungai yang deras dan keruh.

"Sesuai SOP kita melakukan pencarian selama 7 hari, kalau tidak ada tanda-tanda kita nyatakan selesai," ujar dia.

Dalam proses pencarian ini, Tim SAR menggunakan satu unit perahu untuk menyusur aliran sungai hingga ke muara. Pencarian juga dilakukan dengan cara menyisir melalui darat.

Selain Basarnas Mamuju, tim yang terlibat melakukan pencarian terhadap korban yakni Tagana Mamuju, Tagana Mamuju Tengah, PMI Mamuju Tengah, dan relawan dari Pemuda Pancasila Mamuju.