News
·
22 Juli 2021 20:39
·
waktu baca 2 menit

Lubang 4 Meter yang Muncul di Rumah Warga di Mamuju Akan Dipasangi Cincin Sumur

Konten ini diproduksi oleh SULBAR KINI
Lubang 4 Meter yang Muncul di Rumah Warga di Mamuju Akan Dipasangi Cincin Sumur (493031)
searchPerbesar
Petugas BPBD Mamuju memeriksa lubang tanah yang muncul di rumah salah satu warga di Desa Takandeang. Foto: Dok. Istimewa/SulbarKini
Lubang sedalam 4 meter yang berisi air yang tiba-tiba muncul di rumah warga yang sementara direnovasi di Desa Takandeang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), bakal dipasangi cincin sumur.
ADVERTISEMENT
Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Mamuju, Muhammad Taslim, usai meninjau kondisi lubang tanah tersebut yang diduga amblas karena adanya aliran air yang terbentuk secara alami mengalir dari gunung.
"Rekomendasi kami memasang cincin (sumur) di bawah lubang supaya aliran air tetap eksis di bawah. Nanti setelah dipasang cincin, baru ditimbun," kata Taslim, saat dikonfirmasi Sulbarkini, Kamis (22/7/2021).
Menurut dia, aliran air yang mengalir dari gunung terbentuk secara alami dan melalui permukiman warga yang berada di sekitar lereng gunung.
"Lubang itu sudah dipagari agar warga tak lagi ke sana dan jangan sampai tanahnya amblas. Untuk satu kepala keluarga pemilik rumah akan direlokasi ke tempat yang lebih aman," ujarnya.
Taslim tidak bisa memastikan kemunculan aliran air tersebut terkait getaran gempa yang terjadi di daerah itu atau bukan.
ADVERTISEMENT
"Kalau soal itu (terkait gempa), kami tidak bisa prediksi terlalu dalam, nanti orang geologi yang tahu, sementara kami di BPBD tidak ada orang geologi. Makanya kami hanya analisa secara pasti saja kemudian merekomendasikan ke bupati agar dilakukan pemasangan cincin dan ditimbun yang dikerjakan oleh pihak Dinas PU Mamuju," jelas Taslim.
Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menilai, tanah amblas yang membentuk lubang sedalam 4 meter di pondasi rumah warga tersebut dikenal sebagai luweng, yaitu aliran air yang terbentuk secara alami karena langsung masuk ke sungai bawah tanah.
"Dugaan itu adalah luweng jika zona itu daerah karst," ujarnya.
Kepala Desa Takandeang, Muhammad Anwar, mengatakan, kejadian munculnya lubang sedalam 4 meter di rumah warga yang sedang direnovasi itu terjadi pada Minggu (19/7/2021) malam.
ADVERTISEMENT
Sebagai solusi, pemerintah desa setempat bersama BPBD Mamuju akan merelokasi pemilik rumah ke tempat lain yang dianggap aman.
"Karena muncul tepat di bawah pondasi rumah, maka diputuskan pemilik rumah akan direlokasi ke tempat yang dianggap aman," pungkasnya.