Kumparan Logo
Konten Media Partner

Mantan Bupati Majene Sebut Pandemi COVID-19 Bikin Anggaran Daerah Defisit

SULBAR KINIverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Serah terima jabatan dari mantan Bupati Majene Lukman kepada Bupati dan Wakil Bupati Majene periode 2021-2024, Andi Achmad Syukri-Arismunandar. Foto: Dok. Humas Pemkab Majene
zoom-in-whitePerbesar
Serah terima jabatan dari mantan Bupati Majene Lukman kepada Bupati dan Wakil Bupati Majene periode 2021-2024, Andi Achmad Syukri-Arismunandar. Foto: Dok. Humas Pemkab Majene

Mantan Bupati Majene, Lukman, mengungkapkan suka duka serta tantangan selama menjadi Bupati dan Wakil Bupati Majene periode 2016-2021.

Sebelum menjabat Bupati Majene di akhir periodenya, Lukman merupakan wakil bupati mendampingi almarhum mantan Bupati Majene, Fahmi Massiara, yang meninggal pada September 2020 lalu.

"Ternyata tidak seindah dan segampang yang dibayangkan, penuh tantangan dan dibutuhkan pikiran dan pengorbanan, termasuk perasaan," kata Lukman saat serah terima jabatan dengan pasangan Andi Achmad Syukri dan Arismunandar selaku Bupati dan Wakil Bupati Majene periode 2021-2024, Selasa (29/6/2021).

Menurut Lukman, salah satu yang menjadi tantangan berat saat memimpin Kabupaten Majene dalam 5 tahun adalah pandemi COVID-19 yang mengakibatkan anggaran daerah yang tadinya surplus mengalami defisit.

"Tahun 2016 sampai 2019 keuangan Majene mengalami surplus. Namun di tahun 2021 harus mengalami defisit Rp 3 milyar akibat COVID-19 dan semua daerah di Indonesia mengalami refocusing (pengalihan anggaran)," ujarnya.

Tantangan lainnya adalah penanganan pascagempa bumi 6,2 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju yang menimbulkan korban jiwa serta merusak sejumlah rumah-rumah warga.

"Untuk penanganan bencana gempa di Malunda dan Ulumanda, telah selesai DTH (Daftar Tunggu Hunian) tahap pertama melalui rekening. Sementara untuk bantuan stimulan rusak berat, ringan, dan sedang memang secara simbolis telah diterima Pemkab Majene, namun belum ada pencairan dari pemerintah pusat," jelas Lukman.

Bupati Majene periode 2021-2024, Andi Achmad Syukri, menyampaikan terima kasih atas segala pihak yang telah mendukungnya hingga kini berkesempatan menakhodai Kabupaten Majene.

"Sekarang tidak ada lagi nomor 1, nomor 2, kita kembali ke sila ketiga, Persatuan Indonesia. Demi Majene Rumah Kita," pungkas mantan Sekda Majene ini.