News
·
14 Januari 2021 20:50

Panik saat Gempa 5,9 Magnitudo, Seorang Mahasiswi di Mamuju Tertabrak Motor

Konten ini diproduksi oleh SULBAR KINI
Panik saat Gempa 5,9 Magnitudo, Seorang Mahasiswi di Mamuju Tertabrak Motor (424176)
Rekaman CCTV saat seorang mahasiswi di Mamuju tertabrak motor karena panik saat terjadi gempa. Foto: Tangkapan layar video
MAMUJU - Seorang mahasiswi di Mamuju berinisial S (20 tahun) harus dilarikan ke rumah sakit usai ditabrak motor karena panik dan sontak berlari keluar rumah saat gempa 5,9 magnitudo mengguncang Sulawesi Barat, Kamis (14/1) siang.
ADVERTISEMENT
Kejadian tersebut terekam oleh CCTV warga di Perumahan BTN Axuri, Kelurahan Rimuku, Kabupaten Mamuju, Sulbar.
Kasat Lantas Polresra Mamuju, AKP Kemas Aidil Fitri, membenarkan kejadian itu. Dia menuturkan kejadian tersebut terjadi saat gempa yang menggetarkan Mamuju dan sekitarnya.
"Iya benar di Mamuju, kejadian panik pada saat terjadi gempa," kata Kemas, melalui pesan WhatsApp.
Mahasiswi tersebut saat ini dirawat di RS Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso karena mengalami luka lecet.
"Saat ini sudah ditangani pihak lakalantas, sementara berdasarkan laporan dari rekan-rekan kondisi (korban) dalam kondisi stabil, dengan luka lecet," pungkas Kemas.
Video
Gempa bumi tektonik dengan kekuatan 5,9 magnitudo mengguncang Sulawesi Barat sekitar pukul 14.35 WITA, Kamis (14/1). Data BMKG, gempa ini berpusat pada jarak 4 kilometer arah barat laut Kabupaten Majene, Sulbar, pada kedalaman 10 kilometer.
ADVERTISEMENT
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," jelas Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, dalam keterangannya yang diterima Sulbar Kini.