Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pesan Terakhir Korban Gempa Mamuju yang Terjebak di Rumah: Lari Semua ki Pulang

SULBAR KINIverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Almarhumah Hj. Ririn semasa hidupnya. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Almarhumah Hj. Ririn semasa hidupnya. Foto: Dok. Istimewa

MAMUJU - Satu keluarga di Mamuju terjebak di dalam rumah saat gempa mengguncang Sulawesi Barat (Sulbar) pada Jumat (15/1) dini hari. Dari enam orang yang terjebak di reruntuhan, satu orang selamat dan lima lainnya meninggal dunia.

Salah satunya, Ririn. Yuliana, sahabat Ririn, punya kenangan tersendiri dengan almarhumah sebelum meninggal terjebak reruntuhan rumahnya. Menurut Yuliana, terakhir dia bertemu dengan almarhumah pada Minggu (10/1).

"Saat itu kami masih sempat jalan bersama ke mal. Dia beli baju dan dititip ke saya dan hingga kini belum sempat diambil," kata Yuliana, saat ditemui di lokasi pengungsian di Jalan Pongtiku, Mamuju, Minggu (17/1).

Tangkapan layar pesan terakhir WA almarhum Ririn.

Yuliana menambahkan, saat gempa berkekuatan 5,9 magnitudo yang terjadi pada Kamis (14/1) siang, dirinya masih sempat berkomunikasi dengan Ririn yang berada di kantor Gubernur Sulbar. Saat itu, Ririn mengatakan kepada Yuliana bahwa sejumlah ASN di kantor Gubernur Sulbar meninggalkan kantor dan pulang ke rumahnya.

"Gempa aji? Lalu dibalas (Ririn) "Iye, lari semua ki ini pulang," kata Yuliana, sambil memperlihatkan isi pesan WhatsApp-nya dengan almarhumah Ririn.

Siapa sangka, pesan tersebut merupakan pesan terakhir Ririn dengan sahabatnya, Yuliana. Ririn terjebak di rumahnya saat terjadi gempa susulan pada Jumat (15/1) dini hari. Baju yang dibeli di mal pada Minggu (10/1) yang dititip ke Yuliana pun tak kunjung diambilnya.

"Barusannya juga dia lama ambil bajunya kalau ada dititip," kenang Yuliana.

facebook embed