Pj Gubernur Sulbar Zudan Arif Jajal Permainan Redi Papan

Konten Media Partner
8 Juni 2023 7:53 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Prof Zudan Arif Fakrulloh menjajal permainan redi papan di Desa Palece, Kabupaten Polewali Mandar. Foto: Diskominfopers Sulbar
zoom-in-whitePerbesar
Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Prof Zudan Arif Fakrulloh menjajal permainan redi papan di Desa Palece, Kabupaten Polewali Mandar. Foto: Diskominfopers Sulbar
ADVERTISEMENT
Polewali - Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Prof Zudan Arif Fakrulloh menjajal permainan redi papan saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Rabu (7/6/2023).
ADVERTISEMENT
Pada pertandingan eksibisi yang digelar di Desa Palece, Kecamatan Limboro, Polewali Mandar, Zudan Arif berpasangan dengan Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Rahim melawan pasangan Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Muhammad Idris dengan Sekretaris Kormi Muhammad Hamzih.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) ini tampak antusias menyaksikan pertandingan final redi papan yang dihadiri ribuan penonton.
"Mudah-mudahan menjadi Inorga Kormi. Malam hari ini menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi pintu silaturahmi, olahraga menjadi pintu untuk persaudaraan. Ini luar biasa. Mari terus kita jaga persaudaraan kita, silaturahmi kita dan mahkota dari olahraga adalah sportivitas," ujarnya.
Ketua Kormi Sulbar Muhammad Idris mengatakan, pihaknya akan terus menggencarkan promosi permainan redi papan menjadi Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Kormi. Salah satunya dengan mengagendakan pertandingan di luar Sulawesi Barat.
ADVERTISEMENT
"KORMI hadir secara penuh mendukung Redi Papan di Polman dan ke depan kita akan lebih meriahkan," tandasnya.
Permainan redi papan pada dasarnya mirip dengan permainan bulutangkis, baik ukuran lapangan maupun aturan permainan.
Yang membedakan, raket yang digunakan dalam permainan redi papan terbuat dari papan. Permainan ini banyak dimainkan warga di Sulawesi Barat.