Sakit Hati Penumpangnya Direbut, Sopir Angkutan di Mamuju Nekat Tikam Temannya

SM (42), yang berprofesi sebagai sopir angkutan umum di Mamuju, Sulawesi Barat, harus berurusan dengan polisi. Dia ditangkap karena dilaporkan telah menikam temannya sesama sopir angkutan umum karena diduga sakit hati penumpangnya diambil oleh korban UM (34).
SM yang sempat melarikan diri usai kejadian itu ditangkap oleh Tim Python Polresta Mamuju bekerja sama dengan Resmob Kota Palu di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (27/3).
Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar, mengatakan penikaman yang dilakukan SM terhadap UM berawal saat korban UM menjemput penumpang di Bandara Tampa Padang Mamuju untuk diantar ke Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah.
Saat dalam perjalanan, tepatnya di Dusun Pamaliang, Desa Topore, Kecamatan Papalang, mobil korban dilempar oleh pelaku. Korban lalu berhenti dan turun dari mobilnya.
"Namun tiba-tiba pelaku langsung menikam korban dari belakang menggunakan pisau dapur sehingga korban mengalami luka tikaman di beberapa bagian tubuhnya," jelas Iskandar, Senin (29/3).
Kepada polisi, pelaku mengaku nekat menikam korban karena penumpang yang ditunggu di Bandara Tampa Padang Mamuju dimuat oleh korban yang juga berprofesi sebagai sopir angkutan.
"Saat ini pelaku berikut barang buktinya berupa satu pisau dapur dan satu unit motor telah diamankan di Mapolresta Mamuju," pungkas Iskandar.
