Tak Diizinkan Pakai Ambulans, Warga Tandu Jenazah Lansia di Mamuju Sejauh 13 Km

Konten Media Partner
10 Agustus 2022 12:13
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Warga menandu jenazah seorang lansia di Kecamatan Kalumpang, Mamuju, sejauh 13 kilometer karena tidak diizinkan menggunakan ambulans. Foto: Tangkapan Layar Video
zoom-in-whitePerbesar
Warga menandu jenazah seorang lansia di Kecamatan Kalumpang, Mamuju, sejauh 13 kilometer karena tidak diizinkan menggunakan ambulans. Foto: Tangkapan Layar Video
ADVERTISEMENT
Video jenazah seorang warga yang ditandu sejauh 13 kilometer di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), viral di media sosial. Peristiwa itu diketahui terjadi di wilayah Kecamatan Kalumpang.
ADVERTISEMENT
Jenazah tersebut diketahui bernama Tanisa (80). Video berdurasi 25 detik itu diunggah oleh salah seorang anggota keluarga, Fenny Tadius, Selasa (9/8/2022).
Dalam video itu, terlihat sejumlah warga sedang menandu jenazah mendiang menggunakan keranda dan terbungkus sarung di jalan beraspal yang diketahui di Jalan Poros Kalumpang.
"Iya benar. Kejadiannya kemarin dan itu keluarga saya sendiri," kata Fenny Tadius kepada SulbarKini, Rabu (10/8/22).
Ia menceritakan, mendiang Tanisa awalnya dirawat di Puskesmas Kalumpang, Senin (8/8). Namun Tanisa mengeluh dan merasa tidak enak badan hingga keesokan harinya meninggal dunia.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Fenny menyebut, pihak keluarga sempat memohon ke pihak puskesmas untuk membawa jenazah mendiang Tanisa menggunakan ambulans karena mereka tidak mempunyai kendaraan.
"Pihak puskesmas melarang dengan alasan ambulans untuk orang sakit, bukan untuk mengangkut jenazah," ungkap dia.
ADVERTISEMENT
Usai mendapat penolakan, lanjut Fenny, keluarga lalu berinisiatif membawa jenazah itu dengan menggunakan keranda mayat.
"Mulai dari puskesmas sampai ke rumah duka itu ditandu sejauh 13 kilometer. Keluarga bergantian menandu jenazah," tandasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, dr. Acong yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon belum merespons. Dikunjungi di kantornya, yang bersangkutan disebut sedang tugas dinas ke Kecamatan Kalukku.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020