Kumparan Logo
Konten Media Partner

Taman Karema, Tempat Pilihan Nongkrong di Malam Hari di Mamuju

SULBAR KINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga Mamuju memilih bersantai di Taman Karema. Foto: Awal Dion/sulbarkini
zoom-in-whitePerbesar
Warga Mamuju memilih bersantai di Taman Karema. Foto: Awal Dion/sulbarkini

Beberapa bulan yang lalu, Taman Karema yang berada di tengah Kota Mamuju hanya menjadi tempat bagi para pasangan muda-mudi untuk berduaan di malam hari.

Tak adanya lampu penerangan membuat taman tersebut juga kerap ditempati sekelompok pemuda untuk menenggak minuman keras serta mengisap lem bagi para remaja di malam hari.

Namun, di tangan para pemuda kreatif Mamuju, Taman Karema kini sudah berganti wajah dan menjadi salah satu destinasi favorit bagi warga untuk nongkrong, utamanya di malam hari.

"Jelasnya luar biasa, saya pribadi mengapresiasi dengan adanya tempat destinasi baru ini dalam kota Mamuju untuk berkumpul bersama kerabat dan keluarga," kata Nirmalasari, yang juga istri Wakil Bupati Mamuju Irwan SP Pababari, Kamis (9/1).

Menurutnya, berbagai menu makan dan minuman yang tersedia, harganya cukup terjangkau. Selain itu, pengelola Taman Karema pun tak luput menyediakan fasilitas bermain bagi anak-anak.

Nirmalasari Aras, istri Wakil Bupati Mamuju, terkesan dengan Taman Karema. Foto: Awal Dion/sulbarkini

"Harapannya, pengelola meningkatkan fasilitas sehingga nantinya bukan hanya warga yang tinggal di Mamuju, namun juga warga luar dari Mamuju akan datang berkunjung ke sini. Utamanya seperti penerangan, WC, tempat sampah dan berbagai fasilitas lainnya," ujarnya.

Iccang, Ketua Komunitas Usaha Manakarra UMKM Corner mengatakan, konsep taman ini diadopsi dari taman kota Bandung yang dia coba adopsi di Mamuju dengan konsep ruang terbuka.

Taman Karema mengadopsi konsep Taman Kota Bandung dengan ruangan terbuka. Foto: Awal Dion/sulbarkini

Di tempat tersebut, kata Iccang, pengunjung juga dihibur penampilan musisi lokal dan berbagai menu makanan dan minuman yang tersedia. Di antaranya ikan bakar bandeng tanpa tulang, kopi, sokkol bunga, mie baber, palekko, kelapa muda mulai dari harga Rp 13 ribu hingga Rp 23 ribu.

"Kami buka mulai pukul 16.00 WITA hingga pukul 24.00 WITA. Selain menjadi tempat refreshing bagi warga Mamuju, juga meningkatkan perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan," tandasnya.

Taman Karema Mamuju dulunya gelap dan kerap menjadi tempat mabuk-mabukan dan pacaran remaja di malam hari. Foto: Awal Dion/sulbarkini
Berbagai pilihan menu makanan dan minuman tersedia di Taman Karema. Foto: Awal Dion/sulbarkini