Tradisi Sambut 1 Muharram, Warga Mamuju, Sulbar, Beli Peralatan Dapur

Menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah, sebagian warga Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, membeli sejumlah peralatan dapur. Hal tersebut merupakan salah satu tradisi warga yang diyakini bisa memberi berkah tersendiri dan membuka pintu rezeki.
Hastuti, salah seorang warga Mamuju, masih meyakini tradisi tersebut. Ia mengaku, setiap 1 Muharram dirinya membeli peralatan dapur, seperti ember, baskom, gayung, sendok, hingga wajan.
"Memang sudah tradisi turun temurun dari orang tua, setiap 1 Muharram disarankan membeli kebutuhan dalam rumah tangga," ujar Hastuti, saat ditemui berbelanja peralatan dapur di Pasar Sentral Mamuju, Kamis (20/8).
Senada dengan Hastuti, Marlina mengungkapkan alasan yang sama. Menurutnya, membeli peralatan dapur pada tanggal 1 Muharram dan 10 Muharram sudah menjadi tradisi masyarakat Mandar dan Bugis. Hal itu diyakini bisa membawa keberkahan tersendiri.
"Ini kan tahun baru islam, harapannya semoga ke depannya dimudahkan rezeki, diberikan kesehatan dan umur panjang oleh Allah," tuturnya.
Warga Mamuju lainnya, Hajjah Rahma, menuturkan tradisi membeli perabot rumah tangga pada 1 Muharram tersebut punya filosofi tersendiri.
"Beli sendok, ember, atau gayung itu ibaratnya digunakan untuk menimba atau menampung rezeki. Apalagi momennya bertepatan dengan tahun baru Islam, jadi ada keyakinan kalau beli peralatan dapur yang baru pada 1 Muharram itu akan membawa berkah," ucapnya.
Ramainya antusiasme warga untuk membeli peralatan dapur pada 1 Muharram hingga 10 Muharram diakui Anto, salah seorang pedagang di Pasar Sentral Mamuju.
"Iya, selalu ramai setiap menyambut 1 Muharram sampai tanggal 10 Muharram yang bertepatan dengan Hari Asyura. Ada yang beli baskom, ember, atau wajan. Sudah tradisi sebagian warga, harapannya membawa berkah dan keselamatan dalam keluarga," pungkasnya.
