Konten dari Pengguna

Perjalanan Menemui Aya Sofia, Memenuhi Janji Kepada Theodora

Sulung Landung

Sulung Landungverified-green

Delapan belas tahun berkarier di industri hiburan dan sekarang memiliki manajemen artis bernama Avatara88.

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sulung Landung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Behind Blue Mosque (Foto: Sulung Landung)
zoom-in-whitePerbesar
Behind Blue Mosque (Foto: Sulung Landung)

I firmly believe, travelling alone is the single best gift I can give to myself. Just go, feel it, experience it and cherish every single moment of it!

Perjalanan ke Istanbul adalah bagian dari reward yg gw kasih ke diri gw sendiri. Waktunya 'Me Time'. Waktunya gw menghabiskan waktu bersama diri gw, merefleksi apa yg sudah gw lakukan selama ini dan ke depannya ingin seperti apa.

Gw sungguh bersyukur diberi rejeki, kesempatan berkunjung ke Istanbul kota indah yang akan ada selalu di hati gw dan gw akan kembali lagi mengunjungi kota kota di Turki lainnya. Semoga semesta merestui!

A very warm greeting when I arrived. (Foto: Sulung Landung)
zoom-in-whitePerbesar
A very warm greeting when I arrived. (Foto: Sulung Landung)

"If you come to Istanbul and do not visit Hatay Nedeniyetler Sofrasi you trip not complete"

Nah, itu yg dikatakan sama beberapa warga Istanbul yg gw temui, gw pun coba resto ini, ramenya luar biasa dan hiruk pikuk. Ternyata resto ini pun selalu didatangi para selebriti Turki.

Gw menunggu 45 menit untuk dapat meja, dan pesan grilled chicken. Lamanya menunggu kebayar dengan kelezatannya makanannya.

Grilled Chicken Turkey (Foto: Sulung Landung)
zoom-in-whitePerbesar
Grilled Chicken Turkey (Foto: Sulung Landung)

Pas di lidah, tidak terlalu banyak pakai bumbu, mereka juga pakai barley untuk side dish, Pilihan yg tepat dan sehat karena semuanya di grilled.

Museum Hagia Sophia di Istanbul. (Foto: ayasofyamuzesi.gov.tr)
zoom-in-whitePerbesar
Museum Hagia Sophia di Istanbul. (Foto: ayasofyamuzesi.gov.tr)

Selain itu, keinginan untuk melihat Aya Sofya (Hagia Sophia) adalah alasan gw datang ke Istanbul. Bangunan ini sudah berusia 1.500 tahun. Selama 10 abad menjadi Gereja, 5 abad jadi mesjid untuk selanjutnya menjadi Museum.

Cantik dan megahnya Hagia Sophia (Foto: Sulung Landung)
zoom-in-whitePerbesar
Cantik dan megahnya Hagia Sophia (Foto: Sulung Landung)

Hagia Sophia mulai gw kenal pada jaman gw kuliah, membaca novel 'The Female' karya Paul I Wellman tentang kisah Theodora, salah satu Maharani Romawi yang paling berkuasa dan berpengaruh.

Museum Hagia Sophia di Istanbul. (Foto: ayasofyamuzesi.gov.tr)
zoom-in-whitePerbesar
Museum Hagia Sophia di Istanbul. (Foto: ayasofyamuzesi.gov.tr)

Begitu indah dan megah Hagia Sophia digambarkan di novel itu sehingga setelah selesai membaca novel tersebut gw bilang sama diri gw, one day akan melihat sendiri bangunan ini menyaksikan peninggalan dari Maharani Theodora yang perjalanan hidupnya menjadi Maharani Romawi luar biasa berwarna.

Makanya hari ini gw bahagia akhirnya ada kesempatan melihat tempat yang begitu cantik, megah, indah dan menggetarkan hati.

Behind the legendary Kilic Ali Pasha Mosque. (Foto: Sulung Landung)
zoom-in-whitePerbesar
Behind the legendary Kilic Ali Pasha Mosque. (Foto: Sulung Landung)