Gelar Unjuk Rasa di DPRD Sumut, Massa Minta RUU HIP Dicabut

Konten Media Partner
24 Juli 2020 17:16
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Massa menggelar unjuk rasa di DPRD Sumut. Foto: SumutNews
zoom-in-whitePerbesar
Massa menggelar unjuk rasa di DPRD Sumut. Foto: SumutNews
MEDAN | Massa mengatasnamakan Front Anti Komunis Pengawal Pancasila (FAK-PP) Sumut berunjuk rasa di depan kantor DPRD Sumut, Jumat (24/7).
Para peserta aksi ini tiba sekitar pukul 15.00 WIB setelah menggelar konvoi.
Dalam askinya massa meminta pemerintah untuk mencabut RUU HIP dan menolak RUU BPIP untuk dibahas menjadi UU.
"Kita menolak lembaga BPIP yang tidak bermanfaat bagi bangsa Indonesia, khususnya umat islam. Karena BPIP menganggap agama islam sebagai musuh besar pancasila," kata koordinator aksi Ustaz Suheri.
Massa juga meminta pemerintah tidak mengusulkan dan membentuk produk hukum yang dapat menimbulkan pertentangan di masyarakat.
Polisi kawal massa yang melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumut. Foto; SumutNews
zoom-in-whitePerbesar
Polisi kawal massa yang melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumut. Foto; SumutNews
"Kita menolak kembalinya kebangkitan paham-paham komunisme di dalam partai maupun organisasi. Kita minta penegak hukum untuk mengusut oknum-oknum pengusul RUU ini," ujarnya.
Perwakilan pengunjuk rasa ini diterima oleh Wakil Ketua DPRD Sumut H. Harun Mustafawiyah Nasution dan H. Jumady.
Aksi unjuk rasa tersebut mendapat pengawal ketat polisi. Sebanyak 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Sat Brimob Polda Sumut juga diturunkan untuk mengamankan jalannya aksi.
"Aksi unjuk rasa yang dilakukan saudara-saudara kita menolak RUU HIP berlangsung aman dan kondusif," demikian Komandan Kompi 3 Yon C Pelopor AKP Hendro Wiyatno. | SUMUTNEWS