Mulai Maret, Bayar Parkir di Bandara Kualanamu Non Tunai

MEDAN | Manajemen PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang melalui anak perusahaannya PT Angkasa Pura Aviasi memasang sistem pembayaran elektronik atau transaksi non tunai (fullcashless).
Excutive General Manager Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Djodi Prasetyo mengatakan, sistem fullcashless yang diterapkan untuk meningkatkan pelayanan khususnya dalam pengelolaan parkir kendaraan bermotor.
Untuk tahap awal, katanya, sistem itu baru diberlakukan di gerbang keluar atau tollgate mobil dan sepeda motor sebanyak 8 unit. Nantinya, sistem itu akan diuji coba mulai tanggal 1 Maret 2020.
Ia menjelaskan, pada jam puncak pihaknya dapat melayani hingga 800 kendaraan/jam yang akan keluar bandar udara. Dengan akses keluar yang cukup pendek, yaitu kurang dari 1 kilometer tentu kondisi ini menyebabkan kepadatan di dalam bandara.
"Untuk itu kami coba mengaplikasikan sistem pembayaran non tunai ini," ujarnya.
Dengan adanya sistem ini diharapkan dapat mempersingkat waktu transaksi pembayaran di gate-gate keluar dan dapat meningkatkan pelayanan kebandaraan secara prima.
Sistem ini, katanya, sekaligus menunjukkan bukti bahwa pihaknya terus berbenah diri dalam meningkatkan pelayanan kebandaraan.
"Jam sibuk yaitu antara jam 12 siang sampai jam 17 sore," ungkapnya.
Saat ini masyarakat sudah mulai terbiasa bertransaksi non tunai dengan teknologi pembayaran digital (Cashless society). Pembayaran non tunai ini dinilai lebih cepat dan efisien sehingga mampu menciptakan pelayanan lebih prima.
Untuk mengantisipasi pengendara yang belum mempunyai e-toll (alat pembayaran transaksi non tunai), akan disediakan sebuah gate tempat penjualan dan top up saldo e-toll di salah satu gate masuk Bandar Udara Internasional Kualanamu Deli Serdang.
"Sistem yang dikembangkan, selain untuk menunjang aspek operasional pengelolaan parkir, juga sebagai bentuk dukungan program pemerintah yaitu penggunaan cashless," cetusnya.
Masyarakat yang sudah mulai tidak memanfaatkan uang tunai ketika hendak melakukan transaksi keuangan sebagai gantinya menggunakan kartu debit, e-money atau bahkan lewat gadget
Untuk pelayanan transaksi multi payment dapat di gunakan semua kartu pembayaran (etoll, link, brizzi, dll).
"Kami menghimbau pengguna jasa Bandara Internasional Kualanamu memiliki alat pembayaran e-money untuk menggunakan fasilitas baru kami. Lebih cepat dan praktis, guna meningkatkan pelayanan menjadi prima," ucapnya.
Aplikasi ini akan terus dikembangkan, tidak hanya di tollgate mobil tetapi akan diaplikasikan juga untuk kendaraan bermotor dan dengan produk yang lebih beragam.
"Inovasi-inovasi lainnya pun akan terus dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan para pengguna jasa di bandara ini," pungkasnya. | SUMUTNEWS
