Polisi Periksa 20 Saksi terkait Tawuran Mahasiswa Nommensen Medan

MEDAN | Polisi memeriksa saksi-saksi terkait bentrok antar-mahasiswa Universitas Nommensen yang terjadi pada Jumat (22/11). Pihak keluar korban tewas pun telah membuat laporan polisi.
"Ada 20 saksi yang kita periksa. Keluarga korban juga sudah buat laporan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto kepada wartawan, Sabtu (23/11).
Ia menjelaskan, jenazah RS juga telah diautopsi di RS Bhayangkara Medan, sebelum dibawa pulang ke kampung halamannya di Balige, Sumatera Utara.
"Untuk pelaku sendiri masih kita buru. Mohon waktunya agar cepat tertangkap," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, bentrokan terjadi antar-mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian. Aksi saling lempar batu dan benda keras pun terjadi. Suasana di sekitar kampus pun mencekam. Dalam peristiwa itu, satu mahasiswa tewas dan satu lainnya mengalami luka bacok.
Bentrokan berawal dari bermain futsal yang dilakukan mahasiswa. Esok harinya mereka berkumpul di kampus Nommensen dan terjadi bentrokan.
"Satu meninggal dunia dan satunya lagi masih dilakukan perawatan di rumah sakit," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto, Jumat (22/11). | SUMUTNEWS
