News
·
9 Oktober 2019 17:37

Semua Kasus WALHI Sumut Ditangani Golfrid Siregar

Konten ini diproduksi oleh SUMUT NEWS
Semua Kasus WALHI Sumut Ditangani Golfrid Siregar  (75533)
Golfrid Siregar dinilai orang penting di WALHI Sumatera Utara. Pasalnya, terhitung sejak tahun 2016, Golfrid mempunyai andil besar dalam kasus yang ditangani WALHI.
ADVERTISEMENT
Semua kasus WALHI mulai dari pembalakan liar di Karo, pencemaran di Batu Bara, pabrik di Simalungun yang sudah ditutup, sampai PLTA Batang Toru, ditangani oleh Golfrid.
"Semua kasus yang ditangani WALHI Sumut kajiannya dibuat Golfrid, sampai ia hembuskan napas terakhir," kata Direktur WALHI Sumut, Dana Prima Tarigan, yang hadir dalam olah TKP lokasi tewasnya korban, Rabu (9/10).
Dana mengaku, kematian korban masih menjadi misteri atau janggal. "Luka sekujur tubuh memang tidak ada. Namun ada bengkak di bagian mata kanan dan pecah di tempurung kepala. Itu yang membuat kita bersama keluarga mengatakan ini ada yang ganjil," jelasnya.
Dana mengatakan, pihaknya belum mengetahui hasil autopsi. Selain itu, pihaknya juga belum mendapat secara komprehensif apa hasil dari olah TKP.
ADVERTISEMENT
"Kita masih tetap merasa bahwa ada keganjilan dan ini harus diungkap secara transparan. Apalagi dompet, cincin, laptop, dan HP korban hilang," jelasnya.
Dikatakannya, pihaknya akan tetap terus menginventarisir dan mengambil data-data apa, untuk kasus yang ditangani WALHI maupun kasus yang ditangani personal oleh Golfrid.
"Kasus ini harus diungkap terang benderang agar tidak memunculkan persepsi publik yang macam-macam. WALHI akan compare apa yang mereka tracking dan apa yang akan dipaparkan oleh kepolisian," pungkasnya.
Diberitakan, korban menghilang sejak Rabu (2/10) sekitar pukul 17.00 WIB untuk pergi ke JNE dan bertemu orang di Mariendal. Sejak saat itu, korban tidak bisa dikontak oleh istri korban.
Ia ditemukan tidak sadarkan diri di fly over Simpang Pos Jalan Jamin Ginting Padang Bulan, pada Kamis, 3 Oktober 2019 pukul 01.00 dini hari.
ADVERTISEMENT
Korban ditemukan oleh tukang becak yang kebetulan melintas disana. Oleh tukang becak tersebut kemudian korban dibawa ke RS Mitra Sejati lalu diarahkan untuk di tangani ke RSUP Haji Adam Malik.
Golfrid Siregar mengalami luka serius di bagian kepala yang menyebabkan tempurung kepalanya hancur. Pihak keluarga setuju jasad Golfrid untuk dilakukan autopsi. Pihak keluarga berharap, penyebab meninggalnya Golfried dapat diungkap dan diusut sampai tuntas.
Jenazah Golfrid Siregar dimakamkan di Kampung Gereja, Kecamatan Tiga Dolok, Kabupaten Simalungun, Sumut pada Selasa (8/10).