News
·
9 Juli 2020 19:46

Kata Kapolrestabes Medan soal Dugaan Penganiayaan Saksi Pembunuhan

Konten ini diproduksi oleh SUMUT NEWS
Kata Kapolrestabes Medan soal Dugaan Penganiayaan Saksi Pembunuhan (307940)
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko. Foto: SumutNews
MEDAN | Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, mengaku pihaknya masih melakukan pemeriksaan terkait dugaan penganiayaan saksi pembunuhan bernama Sarpan.
ADVERTISEMENT
Sejumlah saksi yang diperiksa mulai dari penyidik, kanit dan lainnya.
"Jadi ada laporan dari keluarganya (Sarpan) bahwa disiksa atau dianiaya oleh petugas Polri. Ada 6 yang kita periksa. Itu untuk penyidiknya, kanitnya termasuk Kapolseknya sedang kita periksa. Kapolsek kita periksa, termasuk," katanya, Kamis (9/7).
Riko mengatakan, Sarpan sudah membuat laporan polisi (LP) di Polrestabes Medan. Sarpan, katanya, mengaku dianiaya orang yang tak dikenal.
"Makanya saat buat LP di sini (Polrestabes Medan) yang bersangkutan (Sarpan) belum bisa menyebutkan siapa dia (penganiaya). Menurut pengakuannya itu adalah tersangka-tersangka kasus lain yang kebetulan juta sedang ditangani di Polsek Percut," ujarnya.
Riko mengaku, sudah menjadi komitmennya ketika ada anggotanya yang salah akan diproses sesuai ketentuan.
Kata Kapolrestabes Medan soal Dugaan Penganiayaan Saksi Pembunuhan (307941)
Kondisi Sarpan yang merupakan saksi pembunuhan terlihat babak belur setelah dipulangkan Polsek Percut Sei Tuan. Foto: Istimewa
"Tak ada masalah, kita proses. Saya sempat ketemu dan disampaikan pada saat selesai membuat laporan, bahwa dia dianiaya oleh tersangka-tersangka lain yang ada di Polsek tersebut yang sedang ditangani," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Riko menambahkan, mengenai informasi penahanan selama beberapa hari terhadap Sarpan, pihaknya akan mengeceknya. Pengakuan dari para penyidik saat pemeriksaan, (Sarpan) belum ditahan.
"Kita akan cek, gitu. Kalau ditahan, karena belum ada SPH-nya. Pengakuan dari para penyidik saat pemeriksaan, belum ditahan," pungkasnya. | SUMUTNEWS