Kumparan Logo
Konten Media Partner

Toge Panyabungan, Kuliner Berbuka Puasa Khas Mandailing Natal

SUMUT NEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Toge Panyabungan/foto: Sumut News.
zoom-in-whitePerbesar
Toge Panyabungan/foto: Sumut News.

MEDAN, SumutNews.com | Toge Panyabungan, adalah penganan khas yang berasal dari Kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal.

Biasanya toge akan identik dengan sayuran kecambah. Padahal Toge Panyabungan adalah sebuah nama minuman khas yang terbuat dari tepung pulut.

Toge panyabungan mirip dengan cendol. Bedanya sama Es Cendol, Toge Panyabungan ini semua pakai pulut atau ketan. Pun penganan ini merupakan salah satu makanan favorit kebanyakan masyarakat Mandailing.

Di dalam satu bungkus Toge Panyabungan, biasanya terdapat pulut hitam, candil, tape pulut yang dicampur dengan gula merah dan santan kemudian diberi tambahan es batu.

Toge Panyabungan/foto: Sumut News.

Toge Panyabungan biasa dijajakan di sore hari menjelang waktu berbuka puasa tiba. Rasanya yang manis, cocok sekali untuk menghilangkan rasa dahaga selama satu hari penuh menahan haus dan lapar.

Menu makan yang satu ini sudah banyak yang mengenalnya, khususnya di Sumatera Utara. Jadi tidak heran jika saat bulan puasa di pasar dadakan depan Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal, sering ditemukan orang dari luar daerah untuk membeli toge panyabungan.

Untuk menikmati seporsi Toge Penyabungan tidak akan menguras kantong lho, harganya hanya sekitar Rp5000-10.000 saja.