Kumparan Logo
CVR, Ryan Giggs
Ryan Giggs membela Man United pada musim 2003/04. Sebelumnya dia sempat dirumorkan pindah ke Inter Milan.

6 Mei 2014: Titik Akhir Perjalanan Ryan Giggs Bersama Manchester United

Supersoccer

Supersoccerverified-green

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

comment
18
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ryan Giggs saat membela Manchester United. Foto: Getty Images/Shaun Botterill
zoom-in-whitePerbesar
Ryan Giggs saat membela Manchester United. Foto: Getty Images/Shaun Botterill

"Giggs tearing you apart since 1991," begitulah tulisan dalam spanduk yang terbentang di salah satu tribune Old Trafford dalam laga Manchester United vs Hull City pada 6 Mei 2014.

Hari itu, Ryan Giggs menemui titik akhir perjalanan kariernya.

Di 'Teater Mimpi', Giggsy memulai segalanya. Di sana pulalah, The Welsh Wizard mengakhiri semuanya. Total 24 musim untuk satu orang Ryan Giggs.

Dalam laga yang dihadiri oleh lebih dari 70.000 pasang mata tersebut, Giggs sebenarnya memiliki tugas ganda: Selain masih menjadi pemain, dirinya juga bertugas meracik taktik.

Mau bagaimana lagi? Pelatih kepala yang direkrut pada musim panas 2013, David Moyes alias The Chosen One, sudah keburu dipecat pada April 2014. Untuk mengisi kekosongan itu, manajemen menunjuk Giggs sebagai pelatih interim.

embed from external kumparan

Meski begitu, Giggs tetap masih diizinkan merumput, termasuk di laga pemungkasnya tersebut. Aura kemenangan kubu tuan rumah sudah kian menguat sejak James Wilson mencetak gol pertamanya pada menit 31, lalu gol keduanya pada menit 61.

Semangat skuat 'Setan Merah' tak lantas mengendur kala tim tamu sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Matty Fryatt pada menit 63. Sementara itu, skornya adalah 2-1.

Potret Ryan Giggs saat membela Man United pada musim 2003/04. Dia sempat dirumorkan pindah ke Inter Milan. Foto: AFP/Paul Barker

Pada akhirnya, momen yang ditunggu-tunggu itu terjadi pada menit 70: Giggs masuk ke lapangan Old Trafford untuk terakhir kalinya sebagai pemain. Tom Lawrence mendapat kehormatan untuk memberi jalan masuk kepada sang legenda.

Selama 20 menit sisa, Giggs bermain dengan penuh gairah. Pemegang 67 caps Timnas Wales itu mampu menginisiasi gol terakhir Manchester United yang dicetak oleh Robin van Persie pada menit 86.

Robin van Persie. Foto: AFP/ANDREW YATES

Keunggulan 3-1 bertahan hingga akhir laga. Kemenangan itu merupakan kemenangan terakhir Giggs sepanjang kariernya.

Kalaupun ada satu hal yang membuatnya kecewa, itu adalah kegagalannya mencetak satu gol pun di Premier League 2013/14.

Pada 23 musim sebelumnya, Giggs tak pernah absen mencetak gol di Premier League. Namun, biarlah. Toh, belum ada pemain lain yang bisa menyamai pencapaiannya, kok.

“Hampir mustahil untuk mengganti pemain seperti Ryan Giggs. Anda tak menemukan banyak pemain seperti dia. Langka. Dia punya atribut kelas dunia dan telah mencapai banyak hal di satu klub. Anda hanya bisa memandangnya dengan penuh kekaguman.”

-Sir Alex Ferguson

Editor: Katondio Bayumitra Wedya dan Marini Dewi Anggitya Saragih

---

Ayo, ikutan Home of Premier League dan menangi 1 unit smartTV dan 2 jersi original klub Liga Inggris. Buruan daftar di sini.

collection embed figure