Kumparan Logo
Gabriel Jesus
Penyerang Manchester City, Gabriel Jesus.

Cerita Gabriel Jesus Mengontrol Hobi Makan Pizza dan Burger

Supersoccer

Supersoccerverified-green

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gabriel Jesus merayakan gol ke gawang Everton. Foto: Reuters/Andrew Yates
zoom-in-whitePerbesar
Gabriel Jesus merayakan gol ke gawang Everton. Foto: Reuters/Andrew Yates

Saat pertama tiba di Manchester City pada Januari 2017, Gabriel Jesus harus beradaptasi dengan berbagai hal. Pep Guardiola tak cuma menginstruksikan penyerang asal Brasil itu agar main sesuai filosofinya, tetapi dia juga menyuruh Jesus memperbaiki dietnya.

Ya, pelatih berdarah Catalunya itu gerah melihat kegemaran Jesus mengonsumsi minuman kola. Sudah begitu, itu bahkan bukan satu-satunya masalah diet yang harus diubah Jesus.

"Pizza, roti, aku suka semua itu. Aku suka burger. Itu semua sangat buruk bagiku dan tubuhku," akunya kepada Sky Sports.

Well, eks pemain Palmeiras itu tak hidup di masa lalu. Sebelum era 2000-an, diet bukan isu penting di persepakbolaan Inggris. Walau begitu, mereka yang punya bakat alami tetap bisa menunjukkan kebolehannya pada masa itu; sebut saja Matt Le Tissier dan sejumlah penggawa Arsenal.

embed from external kumparan

Namun sekarang, situasinya sudah berbeda. Kalau mau bertahan di Premier League, pesepak bola tak bisa hanya mengandalkan bakat, harus juga disiplin, termasuk dalam hal diet.

Sebab, apa yang mereka makan menentukan bagaimana performa mereka di lapangan nantinya. Siapa yang tak makan dan minum dengan sehat, bakal ngos-ngosan di lapangan. Guardiola jelas tak mau hal itu terjadi pada Jesus.

Penyerang Manchester City, Gabriel Jesus. Foto: REUTERS/Andrew Yates

Jadi, mau tidak mau, Jesus harus mengontrol kebiasaannya itu. Syahdan, kinerja pemain kelahiran Sao Paulo itu dalam mengatur dietnya jadi lebih mudah sejak dia bertemu dengan pria bernama Andre Cunha.

Sekadar informasi, Andre Cunha adalah sosok yang kini direkrut Jesus sebagai pelatih kinerja pribadinya, sekaligus ahli gizinya. Mereka mulai bekerja sama sejak September 2018.

"Dia tahu segalanya, dia banyak membantuku. Sekarang, giziku jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Aku tak menjadi gila. Aku harus berpikir ke depan, sehingga aku berhenti dengan semua [diet tak sehat] itu," jelasnya.

Gabriel Jesus kini mungkin tak lagi hobi makan burger atau junk food lainnya. Foto: Shutter Stock

"Aku selalu ingin belajar banyak hal dalam hidupku, meningkatkan diriku dalam segala hal. Begitu pun di lapangan. Saat merasa ada yang salah dengan tubuhku, dengan kualitasku, aku mencoba untuk memperbaikinya. Jadi, bekerja sama dengan Andre adalah keputusan yang sangat baik dalam hidupku," lanjutnya.

Per Transfermarkt, Jesus kini tercatat telah mencetak 63 gol dan 25 assist selama 139 kali membela The Citizens di lintas ajang. Tampaknya, dia masih harus berusaha lebih keras lagi untuk menggeser Sergio Aguero di lini depan tim.

Andai penyerang 23 tahun itu bandel, boleh jadi kini dia sudah tak lagi menghuni ruang ganti Stadion Etihad. Sebab, manusia kadang harus mengubah dirinya sendiri, bahkan pelatih sehebat Pep Guardiola pun tak bisa menyulap pemain bebal menjadi superstar.

Editor: Katondio Bayumitra Wedya

---

Ayo, ikutan Home of Premier League dan menangi 1 unit SmartTV dan 2 Jersi Original klub Liga Inggris. Buruan daftar di sini.

collection embed figure