Dejan Lovren: Ruang Ganti Liverpool Dihiasi Wajah-wajah Tersenyum

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

Selain gaji yang 'menarik' dan beban kerja yang 'manusiawi', syarat kantor impian bagi sebagian orang adalah memiliki rekan kerja yang murah senyum (senyuman tulus, pastinya). Tampaknya, hal yang disebut terakhir itulah yang kini sedang dinikmati Dejan Lovren di Liverpool.
Kita enggak akan bahas gaji dan beban kerja dulu sekarang karena itu mungkin relatif, ya, bagi sebagian orang. Terlebih, Lovren juga tak membicarakannya blak-blakan. Namun, Lovren mengaku senang dengan kondisi ruang ganti Liverpool saat ini.
"Ini bukan kebohongan. Merupakan hak istimewa untuk berada di ruang ganti dan melihat wajah tersenyum, tetapi ini bukan hanya tentang wajah tersenyum, ini juga soal bagaimana kami masih bereaksi di tempat latihan," kata Lovren.
Well, mungkin maksud bek asal Kroasia itu adalah, ketika di luar lapangan, para pemain atau mungkin juga staf saling melempar senyum dan sikap ramah satu sama lain. Namun ketika di lapangan, semua serius dan fokus, tetapi tetap kondusif.
Tampak laiknya suasana kantor impian, bukan? Tergambar penuh keakraban dan kekeluargaan.
Selain itu, Lovren menganggap rasa 'lapar' Liverpool terhadap kemenangan dan prestasi menjadi nilai plus tersendiri. Menurutnya, hal itu juga yang membuat The Reds mampu tampil kompetitif dan konsisten di Premier League.
"Kami masih lapar [gelar dan kemenangan], masih 'serakah', dan sejujurnya inilah yang membuat kami istimewa," ujar pemain 30 tahun itu.
"Aku pikir banyak tim lain akan bersantai sekarang jika mereka unggul 22 poin, tetapi kami tidak melihat 22 poin ini. Kami hanya fokus pada laga demi laga dan aku pikir ini adalah cara paling sederhana untuk menjadi yang terbaik," lanjutnya.
So, itukah 'resep' mereka bisa menjuarai Liga Champions musim lalu? Kalau begitu, di luar taktik yang ciamik, hal tersebut juga yang tampaknya mengantar mereka kian dekat dengan trofi Premier League musim ini.
Bagi eks bek Southampton itu, situasi Liverpool terkini juga bisa menjadi pelajaran berharga bagi pemain muda. Jadi, jangan mentang-mentang sudah di atas angin lantas bisa bersantai-santai.
"Ini juga pengalaman yang bagus untuk pemain muda, mereka mesti paham bahwa bahkan jika sudah berada di atas, Anda masih harus bekerja keras laiknya sedang berada di papan tengah atau posisi terakhir klasemen," tegasnya.
Well, terlepas dari persoalan gaji dan beban kerja, suasana ruang ganti Liverpool yang digambarkan Lovren itu tampaknya menjadi lingkungan kerja yang diimpikan banyak orang, ya.
Ada seriusnya, jiwa kompetitif terjaga, target tercapai, tetapi juga ada keakraban dan suasana santainya. Menarik, bukan?
Bagaimana? Apakah kalian juga memimpikan suasana tempat kerja seperti yang sedang dirasakan Dejan Lovren di Liverpool saat ini? Jadi, kapan kamu resign? Ups...
Editor: Katondio Bayumitra Wedya
---
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini.
Bagi yang mau nonton langsung siaran Liga Inggris, bisa ke Mola TV; dan bagi yang ingin merasakan kemeriahan Nobar Supersoccer, bisa cek list schedule-nya di SSCornerID. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.

