Di Arsenal, Mikel Arteta Butuh 'Celana' Bagus dan Pas, Bukan 'Celana' Tambalan

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

Mikel Arteta bilang dirinya sudah menyiapkan 2-3 skenario untuk rencana transfer Arsenal usai pandemi corona berakhir. Pelatih 38 tahun itu tak merinci bagaimana detailnya, tetapi boleh jadi dia telah memikirkannya masak-masak.
Semoga, ketika memikirkan tiga skenario itu, Arteta mengajak serta perwakilan petinggi The Gunners untuk berdiskusi bareng. Soalnya, jangan sampai, nih, saat sepak bola kembali normal dan Arteta terhalang manajemen untuk mengaplikasikan skenarionya.
Ribet dan bakal buang-buang waktu, sih, kalau hal itu sampai terjadi. Alangkah baiknya mungkin memang manajemen klub mendukung penuh rencana Arteta di Arsenal, termasuk urusan jual-beli pemain.
Sebab, sistem permainan yang ada di kepalanya tak akan berjalan baik jika dia tak memiliki pemain-pemain tepat dalam skuatnya. Setidaknya, itu juga yang diutarakan bek legendaris Arsenal, Sol Campbell.
Menurut Campbell, Arteta mah sudah bagus. Masalahnya, pemain-pemain yang kini menghuni skuat 'Meriam London' enggak semuanya pas dengan taktik Arteta.
"Sekarang saya pikir kami memiliki manajer yang tepat, tetapi sekarang kami harus mendatangkan pemain yang tepat," ujarnya kepada The Chronicles of a Gooner podcast, dilansir Goal International.
"Saya tidak berpikir kami memiliki keseimbangan tim yang bagus dalam sistem kami untuk bermain seperti yang diinginkan Mikel Arteta," lanjut bek andalan Arsenal di era Arsene Wenger itu.
Oke, Arteta memang bisa 'menyulap' pemain-pemain yang tadinya punya performa memble menjadi bagus atau cukup bagus saat di lapangan. Granit Xhaka, David Luiz, dan Shkodran Mustafi adalah contohnya.
Namun, apa mereka itu cukup? Ibaratnya, kamu punya celana bolong. Memang, kamu bisa memanggil tukang jahit untuk membetulkannya lagi.
Meski begitu, tidak ada salahnya juga 'kan kalau beli saja celana baru yang pas? Pas ukurannya, pas dengan seleramu.
Celana bekasmu mungkin bisa dihibahkan atau dijual lagi. Nah, dengan celana baru itu, boleh jadi kamu bakal lebih pede untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti menghadiri pesta atau kencan dengan gebetan.
Terkesan perfeksionis? Ya, Arteta juga perfeksionis. Mirip kayak 'gurunya' di Manchester City, Pep Guardiola.
"Semua orang berpikir sistem Pep Guardiola adalah menyerang, menyerang, dan menyerang. Sistem Pep Guardiola adalah kerja keras dan menekan bola. Itulah sistemnya," kata Campbell.
“Setelah bisa melakukannya, Anda bisa memainkan berbagai sepak bola cantik yang Anda sukai. Syaratnya, satu, menjadi lebih fit; dua, harus mendapat dukungan dari para pemain untuk melakukannya; dan tiga, ini mungkin yang paling penting, Anda harus memiliki pemain yang tepat untuk melakukannya," terangnya.
Jadi, Mikel Arteta tak bisa kerja sendiri. Dia mesti didukung pemain-pemain hebat. Tidak cuma hebat, tetapi juga tepat untuk sistemnya di Arsenal.
Editor: Katondio Bayumitra Wedya
---
Ayo, ikutan Home of Premier League dan menangi uang tunai Rp50.000.000. Buruan daftar di sini.

