Di Laga Boxing Day, Teddy Sheringham si 'Tua-tua Keladi' Bikin Sejarah

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

Mengaku... Bujangan~ Kepada setiap wanita~ Ternyata... Cucunya segudang~
You sing, you lose. Anda bernyanyi, Anda terkena jebakan umur!
Ya, kalimat di awal stori ini adalah penggalan lirik lagu 'Tua-tua Keladi' yang dipopulerkan Anggun C. Sasmi pada era 1990-an. Namun, tenang saja, stori ini enggak bakal membahas soal om-om kegatelan atau kakek-kakek genit.
Teddy Sheringham adalah sosok 'tua-tua keladi' yang dibahas dalam artikel ini. Sosok yang meski sudah tua, tapi tetap menolak mati.
Kalau mendengar nama Teddy Sheringham, mungkin banyak dari kalian yang langsung teringat final Liga Champions musim 1998/99. Ya, sosok asal Inggris ini adalah satu dari dua pencetak gol dramatis bagi Manchester United di laga kontra Bayern Muenchen itu.
Akan tetapi, kali ini kita tidak akan bicara soal malam penuh 'keajaiban' di Camp Nou tersebut. Kita bakal bahas soal rekor yang dibuatnya di Premier League.
Hingga tulisan ini dimuat, Sheringham masih tercatat sebagai pencetak gol tertua di Premier League. Belum ada wong tuo lain yang mampu memecahkan rekornya.
Lebih spesial lagi, rekor itu pertama dibikinnya pada laga Boxing Day, tepatnya pada 26 Desember 2006. Saat itu, pria kelahiran Highams Park, London, ini memperkuat lini depan West Ham United di laga kontra Portsmouth.
The Hammers yang bertindak sebagai tuan rumah dibuat kalang kabut oleh The Pompeii yang mampu unggul 2-0 pada babak pertama berkat dua gol Linvoy Primus.
Alan Curbishley selaku juru taktik West Ham United pada masa itu menurunkan Marlon Harewood dan Bobby Zamora sejak awal laga. Akan tetapi, keduanya tampak mati akal mencari cara membobol gawang David James.
Alhasil, diturunkanlah Teddy Sheringham, menggantikan Matthew Etherington; dan Carlos Tevez, menggantikan Harewood; pada awal babak kedua. Namun, hasilnya tidak langsung efektif.
Barulah pada menit 81, Sheringham memecah kebuntuan bagi West Ham United. Publik Boleyn Ground dapat bersorak sejenak, tetapi hingga akhir laga skor tetap 1-2 untuk kemenangan anak asuh Harry Redknapp.
Namun mungkin, Sheringham boleh sedikit berbangga karena gol itu dicetak dari sudut yang susah. Belum tentu semua orang bisa menirunya.
Masih ingat gol Mohamed Salah ke gawang Red Bull Salzburg? Ya, kurang lebih seperti itu, hanya Sheringham tidak sambil sprint dan dia melakukannya di dalam kotak penalti.
Selain itu, bagi Sheringham pribadi, gol itu mengukuhkannya sebagai pencetak gol tertua di Premier League. Saat itu, dia berusia 40 tahun dan 266 hari. Tambah spesial lagi, karena itu merupakan gol terakhirnya di Premier League.
Ya, Teddy Sheringham menjalani musim terakhirnya di Premier League dengan pencapaian yang apik. Dia tua-tua keladi. Meski sudah tua, tapi dia tetap menolak mati. Walau sudah tak muda, tapi dia masih punya sedikit taji.
Editor: Katondio Bayumitra Wedya
---
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.

