Konten dari Pengguna

Dortmund vs Bayern Muenchen: Kala Jerome Boateng Melepas Laser Pass Maut ala NFL

Supersoccer

Supersoccerverified-green

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Supersoccer tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jerome Boateng, bek Bayern Muenchen. Foto: REUTERS/Andreas Gebert
zoom-in-whitePerbesar
Jerome Boateng, bek Bayern Muenchen. Foto: REUTERS/Andreas Gebert

Hanya mengingat Jerome Boateng sebagai bek yang pernah dipermalukan Lionel Messi di lapangan tentu tak adil. Nyatanya, bagi Bayern Muenchen, si alumnus akademi Hertha Berlin jelas punya banyak andil.

Kini, Boateng boleh jadi berkutat dengan cedera, sehingga performanya tak maksimal, plus usianya sudah kepala tiga. Namun ada masanya, bek Timnas Jerman itu merupakan andalan di lini belakang Die Roten.

Boateng adalah tipikal ball-playing defender. Artinya, sebagai bek, dia tak cuma jago bertahan dengan badannya yang besar itu, melainkan juga piawai mengontrol dan mengumpan bola.

Salah satu momen fenomenalnya sebagai bek terjadi ketika membela Bayern dalam laga kontra Borussia Dortmund pada 4 Oktober 2015. Yuk, kita bernostalgia sejenak.

embed from external kumparan

Pep Guardiola menjalan musim ketiganya sebagai pelatih Bayern. Demi beradaptasi, juru taktik asal Catalunya itu boleh dibilang telah meningkatkan kualitas taktikalnya dari musim ke musim.

Semasa masih menjadi pelatih Blaugrana, Guardiola cukup saklek bahwa penguasaan bola adalah kunci segalanya, obat dari segala obat, senjata untuk berbagai varian musuh. Titik.

Pep Guardiola kini melatih Manchester City. Foto: Action Images via Reuters/Andrew Boyers

Kebiasaan bermain dengan orientasi penguasaan bola juga masih diterapkannya di Bayern. Namun, untuk situasi tertentu, Guardiola real bermain dengan cara di luar kebiasaan, termasuk kala menghadapi Dortmund pada pekan kedelapan Bundesliga 2015/16.

Kedua tim menjalani start yang baik di awal musim. Duel Der Klassiker jadi penentu siapa berhak mengukuhkan diri di klasemen sementara.

Der BVB mengusung kepercayaan diri tinggi kala bertandang ke Allianz Arena. Ditambah lagi, armada Thomas Tuchel telah menemukan mesin gol yang sepadan dengan Robert Lewandowski yang menyeberang ke kubu Bavaria. Namanya, Pierre-Emerick Aubameyang.

Aubameyang pernah jadi bomber Dortmund. Foto: REUTERS/Wolfgang Rattay

Akan tetapi, secara taktik keseluruhan, Tuchel memang cukup baik kala itu. Buktinya, lebih dari 20 menit laga berjalan, Philipp Lahm dan kolega kesulitan mencari cara untuk menjebol gawang Roman Buerki.

Matt Hummels cs. tahu betul cara mematikan skema serangan Bayern. Namun tampaknya, Guardiola sendiri mungkin sudah bisa memprediksikan dead lock yang bakal dialami timnya tersebut. Jadi, dia tahu solusinya dan menempatkan kunci jawaban di kaki Jerome Boateng.

Pada sekitar menit ke-26, Boateng tiba-tiba melepas umpan lambung panjang dari garis sepertiga pertahanan Bayern ke depan, mengerah ke kotak penalti Dortmund. Bola itu dikejar oleh Thomas Mueller yang kemudian mengonversinya jadi gol. 1-0.

Jerome Boateng, bek Bayern Muenchen. Foto: Twitter @JB17Official

Ya, umpan ciamik itu disebut sebagai laser pass. Setelah gol itu, moral kubu tuan rumah jadi naik, sementara tim tamu jadi kocar-kacir dan jadi agak ceroboh dalam bertahan. Singkatnya, skor turun minum adalah 2-1, Mueller mencetak gol lagi via sepakan penalti dan lalu Aubameyang.

Pada awal babak kedua, Boateng melakukan hal yang sama. Namun kali ini, pemain yang mengejar bola hasil umpannya adalah Lewandowski, bukan Mueller, dan akhirnya berbuah gol juga. 3-1. Singkat cerita, Bayern menang 5-1 hari itu.

video youtube embed

Well, bicara soal laser pass, itu adalah teknik operan yang kerap diperagakan oleh pemain American Football yang berposisi sebagai quarterback. Salah satu tugas quarterback adalah membuat umpan ke depan guna memudahkan pemain yang berlari ke depan mencetak skor.

Nah, Boateng membawa teknik yang biasa dipraktikkan di NFL itu ke Bundesliga. Dan tentu saja, enggak cuma dua kali itu dia melakukannya, sehingga dia dianggap telah membawa 'ruh' quarterback ke dalam sepak bola.

Jadi, begitulah cara alternatif mengenang Jerome Boateng, sebagaimana dia juga memberi solusi alternatif untuk Bayern agar bisa mengalahkan Dortmund dalam laga yang kami ceritakan barusan.

video youtube embed

Pada Selasa (26/5) malam WIB, laga Der Klassiker akan tersaji di pekan ke-28 Bundesliga 2019/20. Siapa yang bakal menang? Akankah Jerome Boateng mempraktikkan laser pass?

Editor: Katondio Bayumitra Wedya

---

Ayo, ikutan Home of Premier League dan menangi 1 unit SmartTV dan 2 Jersi Original klub Liga Inggris. Buruan daftar di sini.

collection embed figure