kumparan
search-gray
Bola & Sports15 Maret 2020 9:46

Kala Andre Gomes Terkapar di Lapangan hingga Dibanjiri Dukungan Akibat Cedera

Konten kiriman user
PTR, Andre Gomes
Andre Gomes saat berjersi Everton. Foto: Instagram / @aftgomes21
Apa rasanya jika pergelangan kakimu mengalami dislokasi? Kamu belum pernah? Syukurlah. Semoga tidak pernah. Namun, bagi yang pernah mengalami cedera separah itu mungkin perasaanmu bisa sama dengan Andre Gomes.
ADVERTISEMENT
Goodison Park. 3 November 2019. Semula, boleh jadi Gomes mengira itu bakal menjadi hari ketika dirinya mesti siap bermain penuh membela Everton kala menghadapi Tottenham Hotspur.
Namun, ternyata langkah kakinya mesti terhenti saat laga bahkan belum genap mencapai menit 80. Akibat terkena tekel dari Son Heung-min dan Serge Aurier, gelandang Portugal itu terkapar di lapangan.
Pergelangan kaki kanannya dirasuki 'cedera horor'. Bola matanya membelalak lebar, seolah dia pun tak percaya hal mengerikan itu terjadi padanya. Traumatis.
Son Heung-min vs Andre Gomes
Insiden Son Heung-min menekel Andre Gomes. Foto: REUTERS/Andrew Yates
Son Heung-min, Andre Gomes, Serge Aurier
Usai ditekel Son Heung-min, Andre Gomes (tengah) bertabrakan dengan Serge Aurier (kiri). Foto: REUTERS/Andrew Yates
Son Heung-min, Andre Gomes, Serge Aurier
Andre Gomes mendapat cedera parah usai terlibat kontak dengan Son Heung-min dan Serge Aurier. Foto: REUTERS/Andrew Yates
"Aku menyadari segalanya. Aku sadar itu bukan hanya traumatis untukku sendiri, tetapi juga bagi orang-orang di tribune yang menatap lurus ke arahku," kisahnya kepada BBC.
"Aku ingat ketika dokter hendak membetulkan posisi pergelangan kakiku ke tempat semula. Aku hanya fokus ke lututku. Aku menahan kakiku dengan lututku di depan mata, sehingga aku tidak bisa melihat kakiku," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Well, memang tidak semua orang bisa dan berani melihat adegan seperti 'itu'. Ngilu. Terlebih, itu adalah kakimu sendiri.
"Aku tidak ingin memiliki gambaran mental traumatis itu. Aku tidak melihat kakiku, tetapi aku bisa melihat orang-orang di tribune. Reaksi mereka sangat mengerikan. Ketika Anda pergi nonton sepak bola, Anda ingin menikmati pertunjukan dan tidak berharap melihat sesuatu seperti itu," ujarnya.
Andre Gomes
Andre Gomes ditandu keluar lapangan. Foto: REUTERS/Andrew Yates
Hal lain yang membikinnya kian terpukul kala itu adalah ada keluarganya yang menonton langsung di stadion. Mirisnya, ada keponakannya juga di stadion itu yang menjadikan laga Premier League itu sebagai pengalaman pertamanya menonton laga sepak bola.
"Ada saudara lelaki, istri, dan keponakanku di sana. Keponakanku terlalu kecil untuk mengerti apa yang terjadi, tetapi itu bukan hal yang ingin dilihat saudaraku juga, terutama karena saudara lelakiku mengalami masa-masa sulit dengan cedera juga," kenangnya.
ADVERTISEMENT
"Dia mencoba untuk melompat langsung dari tribune ke lapangan karena dia sudah gila dengan segalanya," sambung eks pemain Barcelona itu.
Andre Gomes, Carlo Ancelotti, Everton (SQUARE)
Andre Gomes. Foto: David Klein/REUTERS
Untungnya, selama masa-masa sulit itu, Gomes mendapat banjiran dukungan. Termasuk dari sesama pesepak bola: Aaron Ramsey hingga Danny Welbeck.
"Aku coba menghindari telepon selama 3-4 hari pertama. Aku coba meluangkan waktu untuk benar-benar memahami apa yang terjadi dan apa yang akan terjadi selanjutnya," katanya.
"Namun, banyak orang yang mengirimi saya pesan. Danny Welbeck, Aaron Ramsey, Alan Shearer, mereka semua yang pernah mengalami cedera parah sepertiku, itu sulit dipercaya," lanjutnya.
Sekadar catatan, tiga orang yang disebut oleh pemain 26 tahun itu pernah berkutat dengan cedera. Terutama Ramsey, karena eks pemain Arsenal itu pernah menderita patah tulang di lapangan.
Aaron Ramsey
Aaron Ramsey kini membela Juventus. Foto: Twitter/Aaron Ramsey
ADVERTISEMENT
"Aku berbicara dengan beberapa pemain [Everton]. Seamus [Coleman] salah satunya. Dia pernah mengalami cedera parah. Aku bertanya padanya 'bagaimana proses [pemulihanmu]? terutama mental', 'bagaimana mengatasi rasa sakit?', bagaimana dengan comeback?' Saya ingin tahu segalanya," ujarnya.
"Dia banyak membantuku. Dukungan itu jauh lebih baik untuk membuatku merasa nyaman," jelasnya.
Asal tahu saja, Coleman memang pernah mendapat cedera parah yang membuatnya menepi selama 292 hari (Maret 2017-Januari 2018). Itu adalah cedera patah kaki.
Seamus Coleman
Kapten Everton, Seamus Coleman. Foto: Reuters/Jon Super
Pada akhirnya, selain pengobatan dari segi medis, dukungan dari segi moral juga tak kalah penting untuk membantu seorang pemain bangkit dari cedera, baik secara fisik maupun mental.
"Masa-masa itu sulit bagiku, tetapi itu bukan tentang diriku sendiri. Keluarga, teman-teman, mereka juga menderita. Ini bukan hal yang ingin dilihat orang tuaku. Namun, semua orang di sekitarku sangat brilian," ujar pemain nomor punggung 21 Everton itu.
ADVERTISEMENT
Stadion Emirates. 23 Februari 2020. Gomes kembali ke lapangan. Meski comeback-nya diwarnai kekalahan 3-2 The Toffees dari Arsenal, tetapi ada kebahagiaan yang menyelimuti. Masa-masa horor itu telah pergi.
---
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini.
Bagi yang mau nonton langsung siaran Liga Inggris, bisa ke Mola TV; dan bagi yang ingin merasakan kemeriahan Nobar Supersoccer, bisa cek list schedule-nya di SSCornerID. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white