Keylor Navas Layak Ditahbiskan Sebagai Legenda Real Madrid

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.
Tulisan dari Supersoccer tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika mengenang skuat Real Madrid yang menjuarai Liga Champions selama tiga musim beruntun, orang mungkin akan mudah teringat dengan Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Toni Kroos, hingga Luka Modric. Namun, tolong, jangan lupakan nama Keylor Navas.
Ya, sepeninggal Iker Casillas, Los Blancos amat menggantungkan nasib gawang mereka kepada si kiper asal Kosta Rika. Jadi, 'haram' bagi Madrid mengabaikan krusialnya peran Navas kala mereka merengkuh trofi 'si Kuping Besar' pada 2015/16, 2016/17, dan 2017/18.
Itu baru di Liga Champions. Ingat, Navas juga berkontribusi mempersembahkan satu trofi La Liga, satu trofi Piala Super Spanyol, dua trofi Piala Super UEFA (2x), dan empat trofi Piala Dunia Antarklub untuk Madrid.
Jadi, tidaklah keliru jika Navas layak ditahbiskan sebagai legenda Real Madrid. Setidaknya, Fernando Morientes juga berpendapat demikian.
"Seorang pemain seperti dia, yang telah berpartisipasi dalam momen-momen hebat Madrid, harus diklasifikasikan sebagai legenda, tiada keraguan," kata pria yang juga pernah tiga kali menjuarai Liga Champions bersama Madrid itu kepada ESPN, dilansir Goal International.
"Keylor Navas datang sebagai pengganti untuk kiper legendaris kami, Iker Casillas. Perlahan tetapi pasti, dia mendapat respek dari publik, dia pun bisa jadi penentu pada momen-momen besar dalam sejarah [Santiago] Bernabeu," lanjutnya.
Navas resmi menjadi pemain Madrid sejak Agustus 2014 usai ditebus dari Levante dengan mahar 10 juta euro. Salah satu pemicu Madrid tertarik merekrutnya adalah karena dia tampil apik membela negaranya di Piala Dunia 2014.
Pencapaiannya bersama klub Ibu Kota Spanyol itu telah kami paparkan di atas. Untuk rekor individu, Navas tercatat sebagai kiper non-Spanyol yang memainkan minimal 100 laga membela Real Madrid di La Liga.
Per Transfermarkt, kiper kelahiran Perez Zeledon itu tercatat 104 kali turun laga membela Real Madrid di La Liga dengan pencapaian 32 kali nirbobol dan 101 kali kebobolan. Khusus pada musim 2013/14, dia terpilih sebagai kiper terbaik kompetisi paling elite di Spanyol itu.
Bagaimana dengan di turnamen Eropa? Well, Navas dinobatkan sebagai kiper terbaik Liga Champions musim 2017/18.
Pada September 2019, Navas resmi menjadi milik Paris Saint-Germain (PSG). Apakah nantinya dia bisa mempersembahkan trofi Liga Champions untuk klub Ibu Kota Prancis itu? Kalau bisa, mungkin dia juga layak disebut sebagai legenda PSG.
Editor: Katondio Bayumitra Wedya
---
Ayo, ikutan Home of Premier League dan menangi 1 unit SmartTV dan 2 Jersi Original klub Liga Inggris. Buruan daftar di sini.
