Lionel Messi Berulang Tahun yang ke-33, Bersedihlah Kita Semua!

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.
Tulisan dari Supersoccer tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Merayakan momen ulang tahun diri sendiri maupun orang lain dengan penuh sukacita merupakan hal yang sudah sewajarnya terjadi. Namun, dalam kasus Lionel Messi, kali ini, kita semua patut bersedih hati.
Bagaimana tidak? Per 24 Juni 2020, jimat sakti Barcelona itu resmi berusia 33 tahun. La Pulga sudah semakin tua.
Entah kalian fan Blaugrana atau bukan, tidak ada salahnya menyambut fakta itu dengan kesedihan. Sebab, waktu bagi kita untuk menikmati aksi-aksi ciamiknya di atas lapangan sudah tak bakal lama lagi.
Cepat atau lambat, Messi akan melambat. Maginya bakal luntur seiring berjalannya waktu. Ketika waktu itu tiba--entah kapan--, gol, assist, dan gocekannya akan sangat kita rindukan dengan sangat. Sebuah keniscayaan, karena semua makhluk bergerak maju dalam aliran lini waktu.
Bagaimana seorang Lionel Messi di matamu? Well, ujaran dari sejumlah tokoh sepak bola berikut ini mungkin bisa meyakinkanmu betapa layaknya Messi kau rindukan kelak.
1) Pep Guardiola
"Aku merasa kasihan pada mereka yang ingin bersaing memperebutkan takhta Messi. Itu tidak mungkin, anak ini unik." (Telegraph)
Pep Guardiola bilang begitu pada Maret 2012. Pada tahun itu, Messi memang banyak sekali memecahkan banyak rekor. Salah satunya, rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Barcelona saat masih berusia 24 tahun.
Enggak hanya itu, Messi juga masuk Guinness World Record karena dia mencetak 91 gol (96 gol jika gol di laga uji coba dihitung) sepanjang tahun 2012. Sebelumnya, tak ada pemain sepak bola yang bisa mencetak gol sebanyak itu dalam setahun.
2) Arsene Wenger
"Dia adalah pemain terbaik di dunia yang sulit ditandingi. ... Dia bisa memanfaatkan setiap kesalahan yang kami buat. Fantastis, seperti ada yang mengendalikannya dengan controller PlayStation 3 sepanjang waktu." (The Guardian)
Arsene Wenger berkata begitu pada April 2010. Kala itu, Arsenal besutannya dibabat Barcelona dengan skor 4-1 di Camp Nou. Usai Nicklas Bendtner mencetak gol pertama di laga leg kedua perempat final Liga Champions 2009/19 itu, Messi lalu mencetak quattrick.
3) Javier Mascherano
"[Messi] sangat krusial kehadirannya, sedangkan kami (pemain lain) semua tidaklah penting. Klub (Barcelona) lebih besar dari manajer mana pun, dari pemain mana pun, kecuali Leo. Terimalah kenyataannya." (ESPN)
4) Henk Ten Cate
"Dia tampak seperti telah bermain dengan kami dalam waktu yang lama, pergerakannya sangat alami." (ESPN)
Henk Tan Cate adalah orang yang menjabat asisten pelatih Barcelona selama 2003-2006. Pria Belanda itu berucap demikian usai melihat aksi debut Messi bersama tim utama Blaugrana di laga kontra Porto pada 16 November 2003.
17 tahun usai debut di laga vs tim asuhan Jose Mourinho itu, Messi masih mematri diri di Barcelona. Tak tergantikan.
Well, selagi bisa, mari nikmati aksi-aksi Messi. Sebelum akhirnya dia gantung sepatu, sebelum akhirnya cahaya sang megabintang betul-betul padam.
Editor: Katondio Bayumitra Wedya
---
Tebak Skor Bola dan Raih Uang Tunai Total Rp 2 Juta
