Marcel Sabitzer: Penggawa RB Leipzig yang Disamakan dengan David Beckham

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.
Tulisan dari Supersoccer tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jose Mourinho tidak layak mengaku sebagai The Special One di hadapan Julian Nagelsmann pada Rabu (11/3/2020) dini hari WIB. Sebab, Tottenham Hotspur besutannya luluh lantak di hadapan RB Leipzig yang diasuh Nagelsmann.
Die Rotten Bullen menekuk The Lilywhites dengan tiga gol tanpa balas di laga leg kedua Liga Champions 2019/20 itu. Skor agregat akhir 4-0, Spurs tertendang, Leipzig melaju ke perempatfinal.
Pemain terbaik dalam laga itu adalah Marcel Sabitzer. Gelandang asal Austria itu mencetak dua gol dalam laga yang berlangsung di Red Bull Arena, Jerman, tersebut.
Siapa sebenarnya si sosok yang dipercaya melingkarkan ban kapten di lengannya dalam laga itu? Siapa sebetulnya sosok yang membuat runner up Liga Champions 2018/19 itu merana?
Sabitzer sudah terikat kontrak dengan Leipzig sejak klub yang baru didirikan pada 2009 itu masih berkompetisi di 2. Bundesliga, tepatnya pada musim 2014/15, tetapi langsung dipinjamkan ke Red Bull Salzburg.
Dia baru mulai full membela Leipzig pada musim 2015/16 dan membantu klub berlogo banteng merah itu promosi ke Bundesliga. Salah satu faktor yang membuat kehadirannya amat penting di skuat Leipzig adalah dia bisa bermain di banyak posisi.
Sabitzer bisa bermain sebagai winger kanan, winger kiri, gelandang tengah, hingga second-striker. Namun selama di Leipzig, pemain yang kini berusia 25 tahun itu sudah jarang jadi winger kiri, paling sering jadi gelandang tengah atau winger kanan.
Dalam laga kontra Spurs dini hari WIB tadi, Sabitzer memainkan peran sebagai gelandang tengah. Salah satu golnya berupa tendangan dari luar kotak penalti.
Ya, itu memang spesialisasinya. Musim ini saja, per WhoScored, Sabitzer sudah mencetak 6 gol via sepakan dari luar kotak penalti: Lima di Bundesliga, satu di Liga Champions. Kapten utama RB Leipzig, Willi Orban; dan Nagelsmann pun mengakuinya.
"Saya ingin lebih banyak peluang gol dari lini tengah. Dia jelas memahaminya, baik secara harfiah maupun pribadi. Dia pemain yang sangat penting bagi kami," kata Nagelsmann.
"Dia memiliki teknik menembak yang hebat. Saya tidak tahu dari mana dia mendapatkannya, tetapi dia selalu siap untuk menembak," ujar Orban.
Well, berkat kepiawaiannya menembak dari jarak jauh, dan juga memiliki kemampuan eksekusi bola mati yang baik, ada yang mengait-ngaitkannya dengan sosok David Beckham, termasuk situs web Bundesliga. Berlebihan? Silakan nilai sendiri.
Asal tahu saja, ayah Sabitzer juga seorang pesepak bola. Namanya Herfried Sabitzer, pemegang enam caps Timnas Austria (1992-1997) dan mencetak satu gol untuk negaranya.
Boleh dibilang, pencapaian Marcel Sabitzer di timnas lebih baik dari ayahnya yang dahulu seorang penyerang itu. Kini, dia sudah 41 kali turun laga dan mencetak tujuh gol bersama Timnas Austria sejak 2012.
Dia juga punya sepupu bernama Thomas Sabitzer yang membela LASK Linz, klub asal Austria yang menjadi lawan Manchester United di babak 16 besar Liga Europa 2019/20. Ya, keluarga Sabitzer lekat dengan sepak bola.
Well, itulah profil singkat seorangn Marcel Sabitzer. Jika terus gemilang, bukan tak mungkin dia bisa membantu Leipzig merengkuh trofi juara. Atau boleh jadi, kita bisa melihatnya main di liga lain dalam beberapa musim ke depan.
Editor: Katondio Bayumitra Wedya
---
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini.
Bagi yang mau nonton langsung siaran Liga Inggris, bisa ke Mola TV; dan bagi yang ingin merasakan kemeriahan Nobar Supersoccer, bisa cek list schedule-nya di SSCornerID. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.
