Konten dari Pengguna

Memori Der Klassiker: Jan Koller Cetak Gol, Juga Jadi Kiper Dadakan

Supersoccer

Supersoccerverified-green

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Supersoccer tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perkenalkan, kiper terbaru Manchester City, Kyle Walker. Foto: Reuters/Carl Recine
zoom-in-whitePerbesar
Perkenalkan, kiper terbaru Manchester City, Kyle Walker. Foto: Reuters/Carl Recine

Pada 7 November lalu, banyak pencinta sepak bola dikejutkan dengan keputusan Pep Guardiola menunjuk Kyle Walker sebagai kiper dalam laga Manchester City kontra Atalanta. Bek Inggris itu disuruh jadi kiper usai Claudio Bravo --yang di laga itu menggantikan Ederson Moraes yang cedera-- diberi kartu merah oleh wasit di menit 81.

Alhasil, setelah kejadian itu hingga akhir laga, Walker-lah yang mengawal gawang City karena Pep tidak membawa kiper selain Ederson dan Bravo. Hebatnya, pria berkepala plontos itu sukses mencegah City kebobolan untuk kali kedua, sehingga laga berkesudahan 1-1 --City kebobolan saat Bravo turun laga.

Faktanya, Walker bukanlah satu-satunya pemain lapangan dalam sejarah yang pernah ditunjuk jadi kiper. 17 tahun yang lalu di Jerman, sama-sama di bulan November, ada juga pemain lapangan berkepala plontos yang didaulat jadi kiper dadakan.

Namanya Jan Koller.

video youtube embed

Bedanya, kalau Walker menjadi kiper di laga matchday 4 Liga Champions, Koller menjadi kiper saat tim yang dibelanya saat itu, Borussia Dortmund, melakoni laga Der Klassiker kontra Bayern Muenchen di pekan ke-12 Bundesliga pada 9 November 2002.

Bagaimana ceritanya?

Awalnya, pertandingan berjalan normal seperti laga sepak bola pada umumnya 11 lawan 11. Penyerang asal Republik Ceko itu lebih dulu mencetak gol pada menit 7 usai memanfaatkan asis dari Marcio Amoroso. Suporter tuan rumah terdiam sejenak.

Jan Koller ketika berseragam Borussia Dortmund. Foto: AFP/JAVIER SORIANO

Namun pada babak kedua, giliran suporter tuan rumah yang membikin Olympiastadion Muenchen --kandang Bayern sebelum Allianz Arena-- bergemuruh. Roque Santa Cruz dan Claudio Pizarro masing-masing mencetak satu gol pada menit 62 dan 66.

Petaka untuk tim tamu bertambah usai Jens Lehmann --kiper Dortmund pada masa itu-- diganjar kartu kuning kedua oleh wasit Michael Weiner. Alhasil, Der BVB jadi harus bermain hanya dengan sembilan orang karena sebelumnya di babak pertama, tepatnya menit 41, Torsten Frings juga diusir wasit.

Lebih sialnya lagi, Dortmund sudah kehabisan jatah pergantian pemain. Alhasil, salah satu pemain lapangan dipilih untuk jadi kiper dadakan. Dan yang ditunjuk oleh pelatih Mathias Sammer adalah Jan Koller.

Jan Koller ketika berseragam Borussia Dortmund. Foto: AFP/JACQUES DEMARTHON

Sudah jatuh, tertimpa tangga, tersambar petir pula. Well, itu mungkin amat menggambarkan kondisi Dortmund di laga tersebut. Sudah main dengan sembilan orang, kipernya juga bukan 'kiper betulan'. Dadakan. Ternyata enggak cuma cara menggoreng tahu bulat yang disebut 'dadakan', ya.

Tak pelak, banyak orang yang berpikir bahwa Bayern bakal mencetak banyak gol lagi. Namun nyatanya, tidak. Koller sukses menjaga keperawanan gawangnya, sehingga skor 2-1 tak berubah hingga akhir laga.

Penampilan apik Koller bahkan mendapat apresiasi dari majalah lokal, Kicker. Majalah yang berbasis di Nuremberg itu memilih Koller sebagai kiper terbaik pekan tersebut. Well, memang mungkin sebenarnya Koller punya bakat selain jadi penyerang, ya.

Malam nanti, Der Klassiker bakal kembali tersaji. Apakah kejadian ini bisa terulang lagi? Ya, mungkin Paco Alcacer atau Mario Goetze tertarik memainkan peran serupa dengan Koller.

----

Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.

collection embed figure