Menebak Tim Favorit Martin Tyler, Komentator Legendaris Premier League

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

Kenal sosok yang mukanya terpampang dalam foto di atas? Namanya Martin Tyler, komentator legendaris Premier League.
Masih ingat dengan gol Sergio Aguero ke gawang Queens Park Rangers pada musim 2011/12? Gol penentu kemenangan laga sekaligus gelar juara Premier League bagi Manchester City yang tercipta di masa injury time.
"AGUERRROOOOOOOO!!!!" begitu teriak Tyler pada momen-momen dramatis itu.
Sebuah teriakan yang menyeru kepada seluruh penggemar The Citizens untuk larut dalam suka cita karena hari yang dijanjikan itu telah tiba. Penantian itu telah usai.
Namun, kalian penasaran tidak, sih, soal tim apa yang didukung oleh Tyler?
Apakah Tyler adalah penggemar Manchester City? Soalnya, dia tampak menjiwai sekali, sih, saat meneriakkan nama Aguero.
Atau jangan-jangan, Tyler itu penggemar Liverpool? Soalnya, dia berteriak seolah sedang bahagia banget karena Manchester United --musuh bebuyutan Liverpool-- gagal juara akibat gol itu.
Atau bisa jadi, Tyler adalah penggemar Manchester United yang berusaha tegar menerima kenyataan?
Jawaban di atas salah semua. Kepada Mirror Sport, pria kelahiran Chester itu mengungkap ihwal klub sepak bola favoritnya. Dan ternyata, klub favoritnya bukanlah klub Premier League.
"Mereka semua berpikir saya mendukung sebuah klub (Premier League). Saya mendukung Woking [FC] dan saya cukup senang mengakuinya," ujar Tyler.
Jeng... Jeng... Wah, kecele kita semua, ya. Ternyata, Woking FC. Sebuah klub yang kini sedang berkompetisi di National League South, kompetisi level keenam di Inggris.
Apa alasan sosok kelahiran 14 September 1945 itu mendukung Woking FC? Soalnya, Woking itu South East, sedangkan Chester yang jadi tanah kelahirannya ada di North West.
“Saya pertama kali pergi ke Woking ketika berusia delapan tahun dan di sana saya menonton [laga] sepak bola pertama saya. Saya masih berhubungan dengan klub. Mereka selalu menjadi tim saya," ujarnya.
Asal tahu saja, berdasarkan situs web resmi klub, Tyler tercatat sebagai asisten manajer Woking FC bersama rekannya yang bernama Ian Dyer. Sementara itu, nama manajer tim utama Woking FC adalah Alan Dowson.
Tyler tak pernah merasa harus menjagokan salah satu klub Premier League. Baginya, Woking FC saja sudah cukup.
“Sesuatu tentang harus memiliki tim Premier League [favorit] adalah sampah. Itu adalah kecelakaan lahir. Itu satu-satunya hal yang mengganggu saya ketika orang-orang bilang saya harus memiliki tim Premier League. Saya benar-benar [tak tertarik], pasti tidak," jelasnya.
Baginya, tidak memiliki tim 'jagoan' di tingkat Premier League adalah berkah tersendiri. Dengan begitu, dia bisa lebih bebas berkespresi.
“Bagaimana saya bisa menjadi penggemar Manchester United ketika saya sedang antusias dengan [momen gol] Aguero. Yang saya lakukan hanyalah bereaksi terhadap pertandingan," jelasnya.
“Ini bonus besar untuk tidak memiliki tim Premier League [favorit]. Saya mungkin satu-satunya komentator yang tidak memiliki klub [kebanggaan di] Premier League," lanjutnya.
Menarik juga, ya. Kalian pernah tidak, sih, membayangkan hidup ini bakal lebih indah andai tidak punya klub favorit di Premier League?
Kita bisa tertawa melihat nasib buruk tim raksasa dan bersuka cita melihat nasib baik tim medioker. Mungkin sesekali, kita perlu mencoba menjadi Martin Tyler. Mungkin penggemar Arsenal dan Manchester United mau coba duluan?
Editor: Katondio Bayumitra Wedya
---
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.

