Kumparan Logo
Ilustrasi Arsenal
Ilustrasi Arsenal.

Mengenal Cliff Bastin, Raja Gol Arsenal dari Kota Katedral

Supersoccer

Supersoccerverified-green

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

comment
110
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Stadion Emirates, kandang Arsenal. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Stadion Emirates, kandang Arsenal. Foto: Shutter Stock

Kalau bicara soal 'raja gol' Arsenal, orang mungkin bakal langsung lekat dengan nama dan wajah Thierry Henry. Ya, eks penyerang Timnas Prancis itu membukukan 228 gol selama delapan musim (1999-2007) membela The Gunners di lintas ajang.

Pada masanya, Henry adalah pujaan. Sampai sekarang, dia tetaplah legenda. Setidaknya, bagi Arsenal dan para penggemarnya.

Tadinya, sebelum Henry, takhta raja gol Arsenal diduduki oleh Ian Wright. Mantan penyerang Timnas Inggris itu tercatat mencetak total 185 gol selama masa baktinya untuk klub 'Meriam London' itu (1991-1998).

Henry lalu memecahkan rekor gol Wright itu pada 17 Oktober 2005. Sementara itu, Wright sebelumnya memecahkan rekor Cliff Bastin pada 13 September 1997. Nah, fans Arsenal tahu tidak siapa itu Cliff Bastin? Enggak tahu? Aduh, fans macam apa kalian ini?

embed from external kumparan

Thierry Henry, raja gol Arsenal. Foto: REUTERS/Eric Gaillard

Bastin bukan Wright, dia tidak lahir di London. Bastin juga bukan Henry, dia bukan pengembara asal Prancis yang kurang mendapat respek di Italia.

Bastin lahir di Exeter, sebuah 'Kota Katedral' di county Devonshire. Kenapa disebut 'Kota Katedral'? Well, salah satunya karena Exeter telah menjadi pusat aktivitas religius pemeluk Katolik pada Abad Pertengahan.

Di Exeter, bahkan ada gereja yang diyakini sudah didirikan sejak abad ke-11. Exeter Cathedral namanya.

Nah, selain ada gereja, ada juga klub sepak bola bernama Exeter City FC yang didirikan pada 1904. Di klub berjuluk The Grecians itulah, Bastin mengawali karier sepak bolanya pada 1928.

X post embed

Bastin lalu hijrah ke Arsenal pada 1929. Bermain di bawah asuhan Herbert Chapman, dia biasa mengisi posisi 'outside left'.

Kalian mungkin bingung, apa itu 'outside left'? Well, itu adalah istilah lama untuk pemosisian dalam sepak bola. Sekarang, itu tidak digunakan lagi. Namun, kalau mau dikira-kira, mungkin mirip seperti winger.

Selama membela Arsenal, pria yang lahir pada 1912 itu dijuluki 'Boy Bastin'. Sebab, Bastin merapat ke Highbury ketika usianya masih 17 tahun. Belia tetapi mematikan.

Total, menurut situs web resmi Arsenal, Bastin membukukan 178 gol dari 288 laga membela Arsenal di lintas ajang. Sebuah rekor yang baru bisa dipecahkan sekitar 50 tahun kemudian. Lama juga.

X post embed

Salah satu rekan setim yang amat berjasa membantunya dalam mencetak banyak gol adalah Alex James. Sosok asal Skotlandia itu dahulu adalah seorang playmaker yang kerap menyuplai bola kepada para pencetak gol Arsenal.

Selain itu, ada faktor kecerdikan dari Bastin sendiri, di mana dia mampu menempatkan dirinya di posisi yang tepat untuk menerima bola. Ditambah lagi, kalau pada masa itu, biasanya pemain yang bermain di sayap seperti Bastin tugasnya adalah membantu penyerang mencetak gol.

Nah, kalau Chapman tidak begitu. Pelatih legendaris Arsenal itu membolehkan pemainnya yang beroperasi di sayap untuk mencetak gol. Dan terbukti, Bastin tak menyia-nyiakannya.

Berkat kegemilangannya, Arsenal mendulang banyak prestasi: 5 trofi kompetisi Liga Inggris, 2 trofi Piala FA, dan 5 trofi Charity Shield.

X post embed

Sekadar catatan, Henry dan Wright boleh saja melewati rekor gol Bastin secara keseluruhan. Namun, pencetak gol terbanyak untuk Arsenal di Piala FA masih dipegang Bastin dengan 26 gol.

Dia juga masih tercatat sebagai pencetak gol termuda Arsenal di Piala FA. Itu terjadi ketika Arsenal memenangi laga kontra Chelsea dengan skor 2-0 pada 11 Januari 1930. Kala itu, usai Bastin masih 17 tahun 303 hari.

Well, andai tidak pernah ada Perang Dunia yang menyebabkan kompetisi sepak bola terhenti, mungkin jumlah gol Bastin bisa lebih banyak dari itu. Namun, ya, sudahlah. Perang memang tidak pernah baik.

Andai Bastin masih hidup hingga hari ini, tepat 14 Maret 2020, maka usianya sudah genap 108 tahun. Namun, ajal kadung menjemput putra dari pasangan Henry dan Maud Bastin pada 4 Desember 1991.

Iya, nama salah satu orang tua Bastin adalah "Henry". Mirip dengan nama petahana raja gol Arsenal. Kebetulan?

Editor: Katondio Bayumitra Wedya

---

Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini.

Bagi yang mau nonton langsung siaran Liga Inggris, bisa ke Mola TV; dan bagi yang ingin merasakan kemeriahan Nobar Supersoccer, bisa cek list schedule-nya di SSCornerID. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.

collection embed figure