Konten dari Pengguna

Quique Setien: Saya Bukan Bapaknya Pemain Barcelona

Supersoccer

Supersoccerverified-green

Situs web sepak bola terlengkap menampilkan berita sepak bola internasional, preview highlights pertandingan ligaEropa, klub dan pemain, statistik pertandingan.

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Supersoccer tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Quique Setien merasakan duduk di bangku cadangan Camp Nou. Foto: Reuters/Albert Gea
zoom-in-whitePerbesar
Quique Setien merasakan duduk di bangku cadangan Camp Nou. Foto: Reuters/Albert Gea

Kalau di dunia kerja, kita wajib bersikap profesional. Lakukan saja tugas dan peran masing-masing di kantor, tidak perlulah seorang bos mencampuri kehidupan pribadi anak buah. Seperti halnya prinsip yang diterapkan pelatih Barcelona, Quique Setien.

Eks pelatih Real Betis itu enggak peduli. Mau pemainnya punya bisnis sampingan, kek; mau pemainnya beli rumah, kek; mau pemainnya jungkir balik, kek; biarkan saja. Sing penting, mereka bisa latihan dan main dengan benar ketika bersama Barcelona.

"Saya bukan bapaknya salah satu dari mereka. Saya hanya pelatih mereka. Saya akan khawatir tentang salah satu dari mereka ketika mereka tidak berlatih dengan baik. Apa urusan saya untuk bilang apa yang boleh dan tidak boleh ke dia?" katanya dalam sebuah wawancara dengan Sport.

embed from external kumparan

Sebenarnya pemicu Setien bilang begitu adalah ketika disinggung soal Gerard Pique. Pasalnya, bek 32 tahun itu sedang sibuk banget dengan urusan di luar lapangan.

Asal tahu saja, Pique itu punya perusahaan namanya Kosmos Tennis. Perusahaan tersebut kini sedang fokus mengurusi ajang tenis internasional, Piala Davis.

Enggak cuma itu. Pique juga berinvestasi di bisnis minuman isotonik, kacamata hitam, esports, dan hamburger organik. Eks bek Manchester United itu juga mengambil mata kuliah 'The Business of Entertainment, Media, and Sports' di Universitas Harvard beberapa tahun lalu.

Gerard Pique. Foto: AFP/Josep Lago

"Pique itu dewasa dan bertanggung jawab atas apa yang bisa dilakukannya dan yang tidak bisa dilakukannya. Saya melihatnya berlatih dengan baik, dengan sepenuh hati. Apa pun yang dia lakukan dalam kehidupan pribadinya itu bukan urusan saya," ujar Setien.

"Jika saya melihat bahwa kinerja mereka menurun, maka pemain lain yang akan bermain karena yang akan mereka (suporter) salahkan adalah saya (jika Barcelona main jelek). Saya akan memainkan pemain yang paling baik untuk tim saya," lanjut pelatih 61 tahun itu.

Pelatih Barcelona, Quique Setien, di laga melawan Granada. Foto: LLUIS GENE / AFP

Jadi, begitulah. Tampaknya kita memang harus meniru Quique Setien. Selama anak buah kerjanya bagus, dia mau ngapain aja di luar mah biarkan saja selama tak merugikan perusahaan. Setuju?

Belajarlah dari pelatih Barcelona ini. Terutama kalian, nih, bos-bos yang hobinya ngepoin urusan anak buah. Helllooo... Memang situ bapaknya atau kakaknya? Atau jangan-jangan itu 'modus' semata? Eh...

Editor: Katondio Bayumitra Wedya

---

Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini. Bagi yang mau nonton langsung siaran Liga Inggris, bisa ke Mola TV; dan bagi yang ingin merasakan kemeriahan Nobar Supersoccer, bisa cek list schedule-nya di SSCornerID. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.

collection embed figure