Steven Gerrard, legenda Liverpool, yang kini melatih Glasgow
22 Juli 2020 19:11

Steven Gerrard: Pemain Liverpool Masih Suka Curhat Padaku

Steven Gerrard: Pemain Liverpool Masih Suka Curhat Padaku (42480)
"Steve Gerrard... Gerrard. He can pass 40 yards." Foto: IAN KINGTON / AFP
Kehadiran Steven Gerrard di tim utama Liverpool selama 1998-2015 adalah jejak sejarah. Selamanya, mereka akan saling mengidentikkan diri satu sama lain.
ADVERTISEMENT
Gerrard lebih dari sekadar gelandang atau kapten tim. Dia adalah idola, juga legenda. Hingga kini, pemain-pemain Liverpool masih menaruh hormat padanya. Bahkan katanya, para penggawa The Reds masih suka curhat ke dia, lho.
"Sebagai fan dan eks pemain Liverpool, aku sudah tahu banyak, menunggu lama [gelar juara Liga Inggris], dan aku masih berhubungan dengan banyak pemain yang ada di ruang ganti, sehingga banyak dari mereka berbagi rasa sakit padaku," katanya di BBC's Match of the Day Top 10, dilansir Goal.
Well, kalau sekarang, mungkin bukan momennya berbagi rasa pedih. Sebab, Liverpool telah menjuarai Liga Inggris dan dia senang melihat penantian 30 tahun itu akhirnya tiba.
Steven Gerrard: Pemain Liverpool Masih Suka Curhat Padaku (42481)
Steven Gerrard, legenda Liverpool yang kini melatih Glasgow Rangers. Foto: Action Images via Reuters/Jason Cairnduff

Liverpool juara, Steven Gerard bahagia

"[Gelar Liga Inggris] itu fantastis bagi seluruh elemen klub, tetapi itu adalah emosi yang beragam dalam banyak hal karena pengalamanku sendiri sebagai fan dan eks pemain dan banyak keluargaku merupakan fans Liverpool juga," terangnya.
ADVERTISEMENT
"Jujur, ya, aku masih sangat antusias menonton semua liputan TV dan melihat semua emosi yang beterbangan [terkait momen juara Liverpool]," lanjutnya.
Ini adalah titel Liga Inggris pertama Liverpool sejak 30 tahun silam dan yang pertama di era Premier League. Gerrard pernah nyaris memimpin Liverpool menjuarainya pada musim 2013/14, tetapi gagal.
Salah satu penyebabnya adalah insiden dirinya terpeleset dalam sebuah laga kontra Chelsea. Ya, rezekinya berarti bukan melihat Liverpool juara sebagai pemain, tetapi sebagai fan dan eks pemain. Namun tampaknya, itu sudah cukup membuatnya bahagia.
---