Barcelona Segera Amankan Transfer Gabriel Jesus dari Arsenal

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mural Gabriel Jesus di Jardim Peri, sebuah favela di Brasil.
zoom-in-whitePerbesar
Mural Gabriel Jesus di Jardim Peri, sebuah favela di Brasil.

Barcelona dilaporkan sangat dekat untuk merampungkan kesepakatan transfer penyerang Arsenal, Gabriel Jesus. Pemain asal Brasil tersebut dihargai sekitar 8,6 juta poundsterling atau setara dengan 10 juta euro. Proses kepindahan ini diyakini sudah memasuki tahap akhir dan diharapkan selesai sepenuhnya sebelum tenggat transfer pada hari Selasa mendatang.

Kabar ini semakin diperkuat dengan absennya penyerang berusia 29 tahun tersebut dari skuad Arsenal pada laga pembuka liga. Manajer Arsenal, Mikel Arteta, juga mengonfirmasi bahwa sang pemain tidak ikut serta dalam sesi latihan menjelang pertandingan penting berikutnya, yang memicu spekulasi kuat mengenai kepergiannya dari London Utara.

Peluang Emas bagi Barcelona di Tengah Kegagalan Membidik Alvarez

Kehadiran Gabriel Jesus di bursa transfer menjadi angin segar bagi manajemen Barcelona. Sebelumnya, juara bertahan La Liga tersebut santer dikabarkan memburu tanda tangan penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez. Namun, langkah tersebut menemui jalan buntu setelah Atletico menegaskan tidak akan bernegosiasi dengan klub rival domestik mereka di Spanyol.

Situasi tak terduga ini dimanfaatkan dengan sigap oleh Barcelona untuk mengalihkan fokus ke Jesus. Pemain asal Brasil tersebut mulai kehilangan tempat utama di lini depan Arsenal setelah posisinya tergeser oleh kehadiran penyerang lain seperti Kai Havertz dan Viktor Gyokeres. Dengan sisa kontrak hingga tahun 2027, Arsenal memilih untuk menguangkannya sekarang daripada kehilangan nilai transfernya secara cuma-cuma di masa depan.

Riwayat Cedera Menjadi Catatan bagi Hansi Flick

Kendati kesepakatan ini menguntungkan secara finansial, riwayat medis Jesus tetap membayangi langkahnya menuju Barcelona. Selama membela The Gunners, ia kerap bermasalah dengan kebugaran fisiknya. Cedera parah pada ligamen lutut kiri atau anterior cruciate ligament (ACL) pada Januari 2025 sempat memaksanya menepi dari lapangan hijau selama sepuluh bulan.

Meski demikian, pelatih Barcelona Hansi Flick melihat potensi besar pada fleksibilitas bermain Jesus di lini serang. Setelah kepergian Robert Lewandowski dan Ferran Torres, Barcelona membutuhkan penyerang yang tidak hanya berfungsi sebagai striker murni, melainkan juga mampu bergerak melebar dan berkontribusi aktif dalam skema build-up play tim. Jesus dinilai memiliki profil yang sangat cocok untuk kebutuhan taktis tersebut.

Eksodus Pemain Arsenal dan Kepindahan Martinelli ke Arab Saudi

Selain proses transfer Jesus, dinamika internal Arsenal juga diwarnai dengan rencana pelepasan beberapa pemain pilar lainnya. Winger lincah mereka, Gabriel Martinelli, dijadwalkan terbang ke Arab Saudi untuk menjalani tes medis bersama Al-Hilal. Kesepakatan transfer untuk pemain berusia 25 tahun itu diperkirakan mencapai nilai minimal 50 juta poundsterling.

Mikel Arteta sendiri telah mengisyaratkan bahwa beberapa pemain memang tidak lagi masuk dalam skema taktis utamanya. Saat dimintai keterangan oleh media terkait situasi transfer di timnya, Arteta memberikan tanggapan yang cukup lugas. Ia menyatakan, “Situasi pribadi, apa pun itu, saya pikir sudah jelas.” Martinelli sendiri dilaporkan telah menyetujui kontrak berdurasi empat tahun dengan tawaran gaji fantastis yang jauh melampaui upah mingguannya di Arsenal.