Cristiano Ronaldo Masuk Skuad Portugal Era Baru Jorge Jesus

Cristiano Ronaldo yang kini berusia 41 tahun dipastikan tetap membela tim nasional Portugal setelah namanya masuk dalam daftar skuad perdana pilihan pelatih baru, Jorge Jesus. Keputusan ini memperpanjang napas sang megabintang di kancah internasional untuk melakoni laga-laga krusial di ajang UEFA Nations League mendatang.
Pemanggilan ini sekaligus menandai dimulainya era baru Selecao das Quinas di bawah kepemimpinan Jesus, yang ditunjuk menggantikan Roberto Martinez setelah kegagalan di Piala Dunia lalu. Reuni antara Ronaldo dan mantan pelatihnya di Al-Nassr ini pun langsung memicu sorotan tajam mengenai status sang pemain di tim utama.
Hubungan Unik Jorge Jesus dan Sang Megabintang
Jorge Jesus, juru taktik veteran berusia 72 tahun, menegaskan tidak akan menganakemaskan Ronaldo meskipun sangat menghormati pencapaian luar biasanya di dunia sepak bola. Pelatih yang musim lalu mempersembahkan gelar liga bersama Ronaldo di Al-Nassr itu menekankan prinsip keadilan bagi seluruh anggota tim.
Dalam konferensi pers perdananya, Jesus menyatakan bahwa semua pemain yang dipanggil berada di bawah kendalinya tanpa pengecualian. Beliau berjanji akan bersikap objektif dalam menentukan siapa saja pemain yang berhak mengisi starting lineup di setiap pertandingan.
“Semua pemain yang dipanggil berada dalam pembuangan saya. Jika dia tampil bagus, dia bermain. Jika dia tidak tampil bagus, dia tidak bermain. Begitulah cara saya memperlakukan semua orang,” ungkap Jesus secara tegas.
Kendati demikian, Jesus tidak memungkiri bahwa Ronaldo memiliki reputasi yang sangat berbeda dibanding rekan-rekan setimnya yang lain. Mantan pelatih Benfica dan Sporting CP itu mengakui status legendaris sang pemain yang mengoleksi lima trofi Ballon d'Or. “Sekarang, apakah Cris memiliki status yang berbeda? Ya. Kariernya memang berbeda. Tetapi apakah itu memengaruhi keputusan saya? Tidak. Itu sama sekali tidak memengaruhi apa pun, nol, tetapi dia memang berbeda dari yang lain,” tambah Jesus.
Target Besar Menuju Seribu Gol
Keputusan Ronaldo untuk terus bermain di level internasional memperpanjang ambisinya mengejar rekor fantastis dalam sejarah sepak bola. Bomber legendaris tersebut saat ini menempati posisi teratas sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di sepak bola internasional pria dengan catatan 146 gol.
Selain memperkokoh posisinya di tim nasional, penyerang veteran ini juga tengah berburu tonggak sejarah luar biasa, yaitu mencetak total 979 gol sepanjang karier profesionalnya di level klub maupun tim nasional. Ronaldo kini hanya membutuhkan 21 gol lagi untuk mencapai angka keramat 1.000 gol.
Meski begitu, Jorge Jesus memiliki pandangan tersendiri mengenai target ambisius anak asuhnya tersebut. Sang pelatih meragukan bahwa gol ke-1.000 tersebut akan tercipta dalam balutan seragam tim nasional Portugal. “Saya pikir dia lebih cenderung mencetak gol keseribunya untuk Al-Nassr daripada untuk tim nasional Portugal,” ujar Jesus memberikan estimasi realistis mengingat frekuensi laga di level klub yang jauh lebih padat.
Agenda Padat Nations League di Depan Mata
Ujian perdana bagi skuad asuhan Jorge Jesus akan segera tersaji di ajang Nations League pada akhir September ini. Portugal dijadwalkan akan menjamu Wales pada laga pembuka yang berlangsung tanggal 24 September mendatang. Laga kandang ini menjadi panggung pembuktian awal apakah taktik Jesus dapat langsung mengalir dalam permainan timnas.
Tiga hari berselang, Portugal harus melakoni laga tandang yang sulit ke markas Norwegia pada 27 September, sebelum akhirnya terbang ke Denmark untuk menantang tuan rumah pada 1 Oktober. Jadwal padat fase grup ini akan ditutup dengan menjamu kembali Norwegia di kandang sendiri pada tanggal 4 Oktober.
Ekspektasi publik Portugal kini membubung tinggi demi menebus hasil mengecewakan di Piala Dunia lalu, saat mereka disingkirkan oleh Spanyol di babak 16 besar. Kombinasi ketajaman Ronaldo dan kecerdasan taktis Jorge Jesus diharapkan mampu mengembalikan kejayaan tim yang pernah merengkuh trofi Euro pada tahun 2016 silam.

